Share This

Cek Lingkar Pinggang, Hindari Penumpukan Lemak di Perut

Jika pria memiliki lingkar pinggang lebih dari 40 inchi dan wanita lebih dari 34,5 inchi, dapat meningkatkan resiko terkena diabetes tipe 2, serangan jantung, dan rendahnya kinerja kognitif.

INTERMEZZO

Senin, 24 Sep 2018 10:24 WIB

Pricilia Indah Pratiwi
Author

Pricilia Indah Pratiwi

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

KBR - Lemak di perut tidak hanya membuat Anda kesulitan memakai celana jeans favorit Anda. Lemak yang terkumpul di bagian tengah tubuh itu memiliki dampak yang serius bagi kesehatan Anda.

Melihat lingkar pinggang merupakan indikator yang lebih baik daripada menggunakan Indeks Masa Tubuh untuk mengetahui masalah kesehatan.

Menurut suatu penelitian dilansir dari The Insider (24/9/2018), jika pria memiliki lingkar pinggang lebih dari 40 inchi dan wanita lebih dari 34,5 inchi, dapat meningkatkan resiko terkena diabetes tipe 2 dan serangan jantung. Bukti lain juga menunjukan lemak di perut menyaeabkan rendahnya kinerja kognitif.

Pria lebih cenderung menumpuk lemak di perut dibanding wanita.

Selain di perut, seringkali lemak bertengger di sekitar lengan atau paha, namun menurut penelitian lemak tersebut tidak terlalu berdampak negatif jika dibandingkan dengan lemak di perut.

Lemak di perut menunjukan bahwa Anda memiliki banyak jenis lemak visceral, yaitu lemak yang menumpuk di sekitar organ internal yang bisa merusak fungsi organ dan meningkatkan stress.

Lemak di perut dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti genetika, kadar hormon, pola makan yang buruk, kelebihan kalori dari alkohol, dan hilangnya massa otot akibat penuaan.

Mengurangi lemak dengan olahraga dan diet

Menurut Shawn Arent, direktur Pusat Kesehatan dan Kinerja Manusia di Rutgers University dan rekan dari American College of Sports Medicine, jika Anda ingin menghilangkan lemak perut, fokuslah pada diet dan olahraga

"Selain operasi, olahraga merupakan satu-satunya cara untuk mengubah bentuk tubuh Anda," kata Arent.

Kabar buruknya adalah tidak ada satu pun olahraga yang secara khusus menghilangkan lemak perut yang dapat dilakukan.

Pendekatan terbaik yaitu dengan mengurangi lemak secara keseluruhan. Anda dapat menguatkan otot inti Anda dengan olahraga. Namun, hal itu tidak akan langsung mencairkan lemak perut.

Cara lainnya yaitu dengan melakukan diet yang berkualitas, seperti menghindari tambahan gula, olahan karbohidrat, dan kalori yang berlebihan dari alkohol. Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi gandum utuh, banyak sayuran, dan protein yang cukup.


Latihan kekuatan untuk meningkatkan massa otot

Arent mengatakan latihan kekuatan sangat penting untuk mengurangi lemak perut, karena ini memungkinkan Anda untuk membangun massa otot.

Untuk menilai tingkat kebugaran individu, Arent menilai berdasarkan seberapa banyak massa tubuh mereka secara keseluruhan yang terdiri dari otot dan berapa banyak lemak.

Jika seseorang ingin menurunkan persentase lemak tubuh mereka, Arent mengatakan sangat penting untuk menggabungkan latihan kekuatan ke dalam rejimen olahraga.

Ia juga mengatakan agar melakukan olahraga aerobik, yang bisa membakar lemak dan membuat tubuh menjadi lebih langsing.

Dengan menggabungkan latihan kekuatan, selain membakar lemak, juga bisa menambah otot. Selain itu, saat Anda bertambah kuat dan massa otot meningkat, tubuh Anda juga membakar lebih banyak kalori.

Menurut Arent, peningkatan massa otot telah terbukti menurunkan tingkat lemak visceral.

Banyak manfaat lain datang dengan melakukan olahraga. Aerobik dapat mengurangi risiko seseorang untuk terkena sejumlah penyakit dan meningkatkan kinerja kognitif.

Latihan aerobik dan latihan kekuatan juga terkait dengan manfaat kesehatan mental dan menurunkan tingkat depresi dan kecemasan.

Dan melalui latihan kekuatan, orang dapat membalikkan hilangnya otot dan kepadatan tulang yang disebabkan oleh penuaan, sehingga lebih mudah untuk menghindari cedera.

"Manfaat olahraga cukup kuat," kata Arent. "Olahraga adalah obat." (Mlk)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.