GKI Yasmin Tagih Janji Wali Kota Bogor

"Itu janji Bima di Natal 2017 lalu. Tapi sampai sekarang implementasinya belum ada. Jadi sekarang kami menunggu kapan Pemkot mengeksekusi itu."

BERITA , NASIONAL

Rabu, 26 Des 2018 16:49 WIB

Author

May Rahmadi

GKI Yasmin Tagih Janji Wali Kota Bogor

Jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia beribadah misa Natal di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (25/12/2018). (Foto: KBR/May Rahmadi)

KBR, Jakarta - Jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin, Bogor, Jaa Barat menagih janji Wali Kota Bima Arya Sugiarto terkait penyelesaian sengketa renovasi gedung GKI Yasmin.

Di periode kedua memimpin Kota Bogor, Bima dianggap belum merealisasikan janjinya menyelesaikan masalah penyegelan GKI Yasmin.

Juru bicara GKI Yasmin Renata Anggraeni mengatakan proses pelepasan segel GKI Yasmin tengah dalam pembahasan tim teknis.

Tim teknis berisi perwakilan dari Pemerintah Kota Bogor, GKI Yasmin, dan GKI Keadilan. Tim bertugas menetapkan hitungan pembagian lahan gereja untuk pendirian masjid bagi warga sekitar.

"Itu janji Bima di Natal 2017 lalu. Tapi sampai sekarang implementasinya belum ada. Jadi sekarang kami menunggu kapan Pemkot mengeksekusi itu," kata Renata di Jakarta, Selasa (25/12/2018).

Baca juga:


Pada 2010, Pemkot Bogor menyegel GKI Yasmin. Padahal, Mahkamah Agung dan Ombudsman Republik Indonesia menyatakan renovasi GKI Yasmin bisa dilakukan.

Penyegelan dilakukan Pemkot Bogor setelah ad penolakan warga sekitar. Para jemaat kemudian beribadah di seberang Istana Negara sampai saat ini untuk menuntut keadilan.

Renata menjelaskan, pada Desember 2017--- beberapa bulan sebelum Pemilihan Wali Kota Bogor, penyelesaian masalah tersebut mendapatkan titik terang.

Wali Kota Bogor Bima Arya saat itu merencanakan lahan gereja seluas 1.721 meter itu dibagi untuk pembangunan masjid, untuk menyelesaikan masalah penyegelan gereja.

Rencana Bima itu menjadi dasar pembentukan tim teknis untuk menghitung persentase pembagian lahan itu. Tetapi, sampai saat ini, tim tersebut mandul.

"Sebenarnya hanya tinggal menunggu. Masih mandek," kata Renata. "Tidak ada ketegasan dari Bima Arya."

Padahal, Renata mengklaim, GKI Yasmin tidak keberatan membagi lahannya untuk pembangunan masjid. GKI Yasmin bahkan tidak mematok persentase lahan yang harus mereka dapat.

Jika rencana itu terlaksana, GKI Yasmin akan bersebelahan dengan masjid. Menurut Renata, tidak ada keberatan dari jemaat karena rencana itu bisa jadi simbol kebhinekaan.

"Kami dengan sukarela untuk bisa berbagi dengan kawan-kawan dari jemaat agama lain," kata dia.

Bima Arya menjabat Walikota Bogor sejak 2014. Dia bakal menjabat sampai 2024. Sebab, Bima memenangkan Pemilihan Walikota 2018 untuk masa jabatan 2019-2024.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.