Bantuan ke Aleppo Tersimpan di Gudang Pemberontak, IHR Enggan Berkomentar

Ingin Salurkan Bantuan? Cek Dulu Lembaganya

BERITA | NASIONAL

Senin, 26 Des 2016 17:12 WIB

Author

Dian Kurniati dan Rio Tuasikal

Bantuan ke Aleppo Tersimpan di Gudang Pemberontak, IHR Enggan Berkomentar

Pelajar Turki menangis saat mengikuti aksi solidaritas terhadap warga Aleppo, Suriah, Rabu (14/12). (Foto: Antara)


KBR, Jakarta- Organisasi Yayasan Bantuan Kemanusiaan Indonesia atau Indonesian Humanitarian Relief (IHR) belum bersedia memberikan keterangan terkait bantuan logistiknya untuk warga Aleppo, Suriah, yang berada di gudang kelompok anti-pemerintah Jays Al Islam. Operator layanan pusat informasi IHR, yang nomor telepon yang tercantum di situsnya, belum bersedia memberikan konfirmasi dan menyatakan berencana menerbitkan pernyataan sikapnya hari ini.

"Kalau terkait ini, kami akan membuat klarifikasi. Tunggu saja ya. (Kapan?) Mudah-mudahan hari ini. Insyaallah nanti rilis. Nanti saya kabari kalau sudah ada rilisnya," kata operator yang enggan disebut namanya itu, Senin (26/12/16).

Sebelumnya, bantuan logistik dari Indonesian Humanitarian Relief (IHR) untuk Aleppo, Suriah, ditemukan warga di gudang kelompok anti-pemerintah, Jays Al Islam. Saat itu, sekelompok warga menemukan gudang logistik kelompok pemberontak anti Presiden Bashar Al-Assad. Video itu dipublikasikan Euronews dan viral di media sosial.

Ingin Salurkan Bantuan? Cek Dulu Lembaganya
Sementara itu Komite Palang Merah Internasional (ICRC) di Indonesia menganjurkan masyarakat mengecek kredibilitas lembaga bantuan kemanusiaan sebelum memberi donasi. Hal ini dinyatakan usai bantuan dari Indonesian Humanitarian Relief (IHR) untuk Suriah sampai ke tangan pemberontak dan bukan masyarakat sipil.

Juru bicara ICRC di Indonesia, Fitri Adi, menyatakan calon donatur perlu mengecek laporan penggunaan dana lembaga tersebut. Kata dia, laporan tersebut berfungsi menjaga kepercayaan donatur. Ini juga merupakan tanggung jawab bantuan kepada masyarakat.

"Ini saya bicara atas nama ICRC bukan lembaga lain. Misalnya pengen tahu apakah ICRC lembaga yang tepercaya untuk menyalurkan sumbangan atau bantuan? Itu kan di website-nya ada," terangnya kepada KBR, Senin (26/12/2016) siang.

"Dilihat ada laporan penggunaan dana, kebutuhannya berapa, berapa yang sudah disalurkan, itu kan ada laporannya," tambahnya.

Fitri juga menganjurkan warga untuk menelusuri rekam jejak lembaga batuan kemanusiaan. Penelusuran bisa dilakukan lewat internet mengenai kiprah lembaga tersebut. Dia menolak berkomentar terkait sampainya bantuan kemanusiaan IHR kepada kelompok pemberontak di Suriah.

Dalam situs IHR di www.ihr.foundation, KBR tidak menemukan laporan penggunaan dana bantuan. IHR hanya mencantumkan rekening donasi a/n Yayasan Bantuan Kemanusiaan Indonesia.

Sebelumnya, warga sipil Aleppo Suriah menemukan dus-dus bantuan makanan dari IHR di bangunan sekolah yang ditinggalkan kelompok pemberontak. Pemberontak pergi setelah wilayah itu kembali dikuasai pemerintah.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Pandemi dan Kesejahteraan Jurnalis dalam Krisis

Kabar Baru Jam 8

Seperti Apa Tren Wisata 2021?

Kabar Baru Jam 10