Bertemu Jokowi, Delegasi Jepang Tawarkan Bantuan Atasi Banjir Jakarta

Delegasi Asosiasi Jepang-Indonesia menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Delegasi itu dipimpin bekas Perdana Menteri Jepang Fukuda Yasuo.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 20 Nov 2019 15:05 WIB

Author

Dian Kurniati

Bertemu Jokowi, Delegasi Jepang Tawarkan Bantuan Atasi Banjir Jakarta

Petugas Suku Dinas SDA Jakarta Selatan memperbaiki turap di Kali Cabang Tengah, Jagakarsa, Senin (4/11/2019), jelang musim hujan. (Foto: ANTARA/Reno Esnir)

KBR, Jakarta - Delegasi Asosiasi Jepang-Indonesia menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Delegasi itu dipimpin bekas Perdana Menteri Jepang Fukuda Yasuo.

Dalam pertemuan tersebut, Fukuda menawarkan bantuan untuk mengatasi masalah banjir di berbagai wilayah di Indonesia, terutama DKI Jakarta.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, tawaran tersebut dikatakan Fukuda mewakili perusahaan konstruksi Taisei Corporation Jepang, yang telah berpengalaman mengatasi banjir.

"Berdasarkan data Taisei punya pengalaman juga mengerjakan pengembangan kota-kota. Terkait dengan penanganan bencana banjir mereka menawarkan untuk dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan tersebut, termasuk penanganan banjir di kota Jakarta," kata Airlangga di Kantor Presiden, Rabu (20/11/2019).

Airlangga menyebut, Jokowi merespons baik tawaran dari Taisei tersebut. Namun, Airlangga belum bisa menjelaskan bentuk kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Jepang untuk menyelesaikan masalah banjir di Jakarta.

Adapun Taisei, telah membuka kantor di Indonesia selama 60 tahun, termasuk mendirikan Hotel Indonesia.

Dalam pertemuan dengan delegasi Jepang, Jokowi juga menawarkan kerja sama pada beberapa sektor usaha, seperti agro, teknologi, dan pariwisata Indonesia.

Jokowi juga menyinggung rencana pembentukan omnibus law dan pemangkasan birokrasi untuk menyelesaikan persoalan investasi di Indonesia, agar semakin memudahkan investor.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Mahkamah Agung Tuai Protes Usai Mengobral Pengurangan Hukuman Koruptor