Share This

PT MRT Usulkan Tarif Rp8.500 per 10 Kilometer

PT Mass Rapid Transit (MRT) mengusulkan tarif operasional kurang dari Rp10.000 setiap perjalanan 10 kilometer.

BERITA , NASIONAL

Selasa, 02 Okt 2018 15:16 WIB

Petugas berjaga di area Stasiun Mass Rapid Transit (MRT) Dukuh Atas, di Jakarta, Kamis (27/9). (Foto: ANTARA? Rivan A)

KBR, Jakarta - Pengelola transportasi Mass Rapid Transit (MRT) mengusulkan tarif operasional kurang dari Rp10.000 setiap perjalanan 10 kilometer. 

"Usulan dari MRT Jakarta itu Rp8.500 untuk per 10 kilometer. Rata-rata Rp8500 by distance kalau lebih pendek lebih murah. Kalau lebih panjang lebih mahal," Kata Direktur PT MRT, William Sabandar di Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Ia menganggap ongkos tersebut tergolong tarif minimal yang layak dikeluarkan pengguna MRT. Tapi menurut William, tarif MRT masih bakal disubsidi sehingga harganya boleh jadi bakal lebih murah dari usulan.

Kendati mengusulkan besaran, William menambahkan, kebijakan mengenai tarif bakal diputuskan Pemprov DKI Jakarta. Usulan besaran tarif menurutnya dihitung berdasarkan jumlah penumpang yang bisa diangkut MRT per harinya, yakni sekitar 130 ribu penumpang.

Sebelumnya, dalam rangkaian uji coba, William memperkirakan jika tak ada hambatan maka Maret 2019 masyarakat sudah bisa menaiki MRT.

Ia menyampaikan percobaan MRT akan dilakukan secara bertahap. Mulai dari kereta pertama yang bakal memakan waktu lima pekan, dan setelahnya kereta ke-2 hingga ke-16 hanya akan diujicobakan sepekan, jika percobaan pada kereta pertama berhasil dengan sempurna.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.