Share This

Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama di Dunia Beroperasi di Jerman

Kereta berbahan bakar hidrogen bisa melakukan perjalanan hingga 1.000 kilometer dalam setiap satu tangki. Kecepatan kereta tersebut bisa mencapai maksimal 140 kilometer per jam (87 mph).

BERITA , INTERNASIONAL , INTERMEZZO

Senin, 24 Sep 2018 09:17 WIB

Foto: Daily Mail

KBR - Kereta berbahan bakar hidrogen pertama di dunia telah beroperasi di Jerman. Kereta ini mulai beroperasi pada rute antar kota sepanjang 100 km di Cuxhaven, Bremerhaven, Bremervoerde, dan Buxtehude di bagian utara Jerman.  

Dilansir dari sciencealert (24/9/2018), bahan bakar hidrogen merupakan bahan bakar kendaraan yang ramah lingkungan. Namun, menghabiskan biaya yang mahal.

"Tentu, membeli kereta hidrogen agak lebih mahal daripada membeli kereta diesel," kata Stefan Schrank, manajer proyek di perusahaan lokomotif Alstom, yang membangun kereta, dalam wawancara dengan AFP.

"Tetapi lebih murah untuk dijalankan," tambah Schrank.

Kereta berbahan bakar hidrogen bisa melakukan perjalanan hingga 1.000 kilometer dalam setiap satu tangki. Kecepatan kereta tersebut bisa mencapai maksimal 140 kilometer per jam (87 mph).

Sel bahan bakar hidrogen dapat menghasilkan listrik dengan menggabungkan unsur hidrogen dan oksigen, dan satu-satunya produk sampingannya adalah air. Penggabungan dua sel itu membuat sel-sel menjadi sumber energi yang menjanjikan dan menghasilkan sedikit suara dan nol emisi.

Meskipun bahan bakar hidrogen tetap mahal, namun memiliki kelebihan dibandingkan baterai.

Penelitian baru menunjukan telah memotong biaya penggunaan bahan bakar oksigen, dimana bahan bakar ini telah digunakan di beberapa tempat di dunia untuk menjalankan bus dan mobil.

Kereta api jauh lebih berat, sehingga memberi mereka tenaga dengan hidrogen, bukan diesel, dapat melakukan lebih banyak untuk mengurangi emisi karbon.

Jika perjalanan pertama kereta ini berlangsung lancar, Alstom berharap dapat menambah 12 armada di wilayah Lower Saxony, Jerman. Kereta ini adalah kereta api hidrogen pertama di dunia dan tidak mungkin menjadi yang terakhir.(Mlk)
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.