Share This

Lahan Dekat Wisma Atlet Palembang Terbakar

Kebakaran terjadi di dekat kawasan Wisma Atlet Asian Games di Jakabaring Sport City, Palembang, Selasa (21/8/2018) petang.

BERITA , NUSANTARA

Selasa, 21 Agus 2018 21:26 WIB

Sebuah helikopter BNPB membawa air untuk memadamkan api yang membakar lahan gambut di sekitar kawasan Jakabaring Sport City Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (21/8). (Foto: ANTARA/ Iggoy)

KBR, Palembang - Kebakaran terjadi di dekat kawasan Wisma Atlet Asian Games di Jakabaring Sport City, Palembang, Selasa (21/8/2018) petang.

Lahan yang terbakar merupakan hamparan kosong berupa padang ilalang dan gambut seluas 10 hektare. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin memantau langsung upaya pemadaman yang melibatkan 10 unit mobil pemadam dan 4 helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Hingga kini belum dapat dipastikan sebab kebakaran tersebut. Namun ia menjamin, kejadian itu tak mengganggu kegiatan atlet yang bertanding.

"Enggak bisa apa-apa, enggak bisa aku payungi daerah ini supaya enggak panas. Kita berharap teknologi NaCL itu berhasil. itu bisa berhasil apabila awan yang disemai itu sudah jenuh, disemai NaCl baru hujan," kata Alex di Palembang, Selasa (21/8/2018).

Menurut Alex lokasi kejadian berjarak sekitar 3 kilometer dari Jakabaring Sport City (JSC)--sebagai tempat berlangsungnya laga 11 cabang olahraga Asian Games 2018. Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB tersebut baru bisa dipadamkan sekitar 30 menit kemudian.


Api menghanguskan sekitar 10 hektar lahan kosong disamping wisma atlet. (Foto: KBR/ Hendrawan)

Pemadaman melibatkan satuan tugas darat dari TNI dan Polri, dinas Pemadam kebakaran, BPBD, BNPB dan masyarakat sekitar lokasi kejadian.

"Tidak lama setelah adanya api tim turun memadamkan," tambahnya.

Sementara itu, penanggung jawab keamanan kawasan dari PT Jakabaring Sport City, Rusli Nawi mengatakan, asap pekat sempat masuk ke blok dan kamar yang ditempati atlet. Namun, saat itu sebagian besar atlet tengah berada di arena pertandingan, sehingga tidak menimbulkan kepanikan.

Meski api berhasil dipadamkan, Rusli berharap tim juga melakukan pembasahan lahan agar kejadian serupa tak terulang. "Kami langsung ke sini begitu mendapatkan laporan," kata Rusli.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.