Virus Zika, Kemenkes Perketat Pemantaun Pelabuhan dan Bandara

"Makanya kita aktifkan seluruh pintu masuk yang ada langsung transportasi dari Singapura baik laut maupun udara, itu kita perketat sekarang,"

BERITA | NASIONAL

Rabu, 31 Agus 2016 22:35 WIB

Author

Rio Tuasikal

Virus Zika, Kemenkes Perketat Pemantaun Pelabuhan dan Bandara

Cegah virus zika, petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Batam melakukan pengasapan (fogging) di area Pelabuhan Internasional Batam Centre, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (31/8). (Foto: Antara)



KBR, Jakarta- Kementerian Kesehatan memperketat pengawasan terhadap pintu-pintu masuk orang dari Singapura ke Indonesia seperti Batam. Hal ini dilakukan menyusul naiknya kasus Zika di negeri singa tersebut.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Mohamad Subuh, menyatakan pengawasan diperketat pada orang yang diduga terkena virus tersebut. Saat ini, Subuh dan tim telah berada di Batam untuk mengawasi langsung.

"Kita berikan perhatian khusus supaya (zika) jangan masuk ke Indonesia atau meminimalisasi dampak yang ada," ujarnya kepada KBR, Rabu (31/8/2016) malam.

"Makanya kita aktifkan seluruh pintu masuk yang ada langsung transportasi dari Singapura baik laut maupun udara, itu kita perketat sekarang," jelasnya lagi.

Subuh menambahkan, pengawasan telah dilakukan sejak Januari tahun ini. Hal ini dilakukan setelah Badan Kesehatan Dunia mengeluarkan peringatan kewaspadaan di dunia, dan Indonesia masuk negara berpotensi tertular. Kata dia, pengawasan dan pengecekan juga telah dilakukan kepada seluruh atlet dan ofisial tim Olimpiade Indonesia sehabis bertanding di Brazil yang terdampak zika.

Kata dia, masyarakat sebaiknya tidak bepergian dulu ke Singapura kecuali sangat mendesak. Kalau terpaksa pergi, orang harus waspada dan mencegah penularan virus tersebut dengan beberapa cara. Metode yang paling mudah adalah menggunakan pakaian tertutup dan lotion anti-nyamuk.

"Yang penting adalah kewaspadaan kita sebagai individu," tandasnya. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Menunggu Sanksi Aparatur Tak Netral di Pilkada