Share This

Jalur Pantura di Pintu Masuk Rembang Macet

Kemacetan dipicu pawai sedekah laut yang melintasi jalur Pantura bersamaan arus balik Lebaran 2017.

BERITA , NUSANTARA

Minggu, 02 Jul 2017 18:37 WIB

Kemcaetan di jalur Pantura. Foto: Musyafa/KBR

KBR, Rembang– Kemacetan panjang terjadi di sejumlah ruas jalan di sekitar Kota Rembang, Jawa Tengah, Minggu (2/7). Kemacetan dipicu pawai sedekah laut yang melintasi jalur Pantura bersamaan arus balik Lebaran 2017.

Beberapa titik macet tersebut antara lain di pintu masuk Rembang, baik dari arah Semarang maupun dari arah Surabaya. Kemacetan juga terjadi di pertigaan Clangapan karena bertemunya kendaraan dari arah Lasem, arah Pamotan dan arah Rembang.

Walyadin, seorang pengemudi mobil yang akan kembali ke Batang mengaku pasrah dengan kemacetan di pintu masuk Rembang ini.

“1 jam lebih di sini, saya dari Tuban Jawa Timur mau ke Batang, Jawa Tengah. Ini kan sampai dalam kota Rembang ditutup, ya mau gimana lagi sudah seperti ini, Diikuti saja," jelasnya kepada KBR.

Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, Ryan Mitha Pangesti menuturkan pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas sejak pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 13.00 WIB.

Bagi masyarakat yang ingin melihat pawai, langsung diperbolehkan masuk dalam kota. Namun untuk arus balik Lebaran meliputi mobil pribadi dan bus dari jalur Pantura, dialihkan ke jalur lingkar alternatif.

“Kami alihkan kendaraan pribadi melalui Pertigaan Soklin, namun bisa dilihat masih ada kendaraan roda 4 yang menerobos untuk masuk Rembang. Kami minta dari arah Semarang maupun Surabaya, segera putar balik memanfaatkan jalur alternatif. Kami alihkan ke sana yang arus balik," imbuhnya.

Ia mengatakan telah berkoordinasi dengan Polres Tuban, Blora, Pati dan Polres Kudus untuk membantu menghentikan kendaraan berat, seperti truk tronton dan truk trailler. Mereka diarahkan berhenti istirahat dulu, setelah pukul 13.00 WIB, baru boleh melanjutkan perjalanan.

Upaya itu untuk mengurangi kemacetan di jalur Pantura Rembang. Kemacetan seperti ini masih rawan terjadi Senin besok, karena bersamaan dengan tradisi Syawalan di obyek wisata Taman Kartini, pinggir jalur Pantura.

Editor: Sasmito

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.