Bagikan:

Agung Laksono: Dukungan Golkar ke Prabowo-Hatta Bisa Berubah

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Agung Laksono memprediksi koalisi permanen yang dideklarasikan oleh koalisi merah putih pendukung Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tidak bisa bertahan lama.

BERITA

Selasa, 15 Jul 2014 23:06 WIB

Author

Muji Lestari

Agung Laksono: Dukungan Golkar ke Prabowo-Hatta Bisa Berubah

pilpres, golkar, koalisi, berubah

KBR, Jombang– Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Agung Laksono memprediksi koalisi permanen yang dideklarasikan oleh koalisi merah putih pendukung Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tidak bisa bertahan lama.

Hal itu diungkapkannya, saat melakukan safari ramadhan di pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Selasa (15/07).

Menurutnya, keputusan akan berubah jika musyawarah nasional memutuskan untuk mengganti ketua umum partainya. Dia menjelaskan, kemungkinan berpindahnya haluan Partainya dari koalisi permanen merupakan bentuk kepeduluian dan konsistensi partai terhadap pembangunan bangsa.

Ujarnya, Partai Golkar akan bekerja sama dengan pemerintah dan berpartisipasi untuk pembangunan. Hal itu termasuk jika pada tanggal 22 Juli nanti Komisi Pemilihan Umum menetapkan pasangan Jokowi-JK sebagai pemenang Pilpres.

“Dalam politik itu tidak ada yang permanen sesungguhnya karena kata permanen itu juga menjadi pertanyaan seperti apa? Ada fleksibilitas jadi bisa berubah dari waktu ke waktu. Selama kepemimpinan partai Golkar dibawah kepemimpinan Pak Abu Rizal Bakrie koalisi merah putih adalah koalisi permanen dengan gerindra. Itu bisa berubah tergantung dari kepengurusan yang akan datang. Dari situ saja sudah ada indikasi bahwa tidak ada yang permanen bahwa suatu saat tentu ada perkembangan-perkembangan,” ujar Agung Laksono.

Sebelumnya, berita soal terbelahnya internal Partai Golkar semakin santer di masyarakat. Partai berlambang pohon beringin itu dikabarkan bakal bergabung dengan koalisi Jokowi-JK setelah sejumlah lembaga survei menyebut pasangan nomor urut dua itu menang dalam hasil hitung cepat atau quick count.

Beberapa politikus Golkar ingin membangkang dari keputusan partai yang telah bergabung dengan koalisi merah putih pengusung pasangan Prabowo-Hatta.


Editor: Dimas Rizky

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Memuja Idola Sampai Sebegitunya

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Most Popular / Trending