Bansos, Juliari Minta Pemda Sampaikan Bila ada yang Belum Dapat

"Seluruh pemda kami komunikasikan agar apabila ada warga terdampak yang perlu dibantu tapi belum mendapat di tahap pertama tolong dimasukkan tahap kedua."

BERITA | NASIONAL

Rabu, 13 Mei 2020 11:26 WIB

Author

Resky Novianto

Bansos, Juliari Minta Pemda Sampaikan Bila ada yang Belum Dapat

Presiden Jokowi memantau penyaluran dana bansos di Kantor Pos Kota Bogor, Rabu (13/5/2020). (Antara/Andriefreas)

KBR, Jakarta- Menteri Sosial Juliari Batubara memastikan pemerintah akan mengusahakan pemberian bantuan langsung tunai (BLT) akan berlangsung bertahap selama dua kali sebelum hari raya Idul Fitri. Hal itu disampaikannya, saat mendampingi Presiden Jokowi meninjau pembagian BLT di kantor pos, Kota Bogor, Jawa Barat.

"Kami berharap sebelum lebaran Idul Fitri sebagian besar penerima bansos sudah dua kali menerima bansos tunai, dua kali Rp 600.000. Nanti setelah Idul Fitri satu kali lagi. Tentu ini tidak bisa merata tergantung dari kesulitan daerah masing-masing," ujar Juliari saat Mendampingi Presiden Jokowi di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/5/2020).

Juliari mengatakan, pemberian bansos tunai maupun pangan dapat berbeda, tergantung pada kondisi medan yang berada di daerah. Ia pun mencontohkan, Kota Bogor menjadi salah satu daerah yang dianggap cepat penyalurannya, lantaran memiliki fasilitas yang memadai.

"Kota bogor lebih mudah, fasilitas lebih lengkap tidak sulit mencapai dua tahap, tapi daerah yang medannya lebih berat mungkin baru satu tahap," tuturnya.

Juliari mengakui, bahwa penyaluran bansos masih jauh dari kata sempurna. Ia berjanji akan terus memperbaiki dan memperbaharui data penerima bansos, agar dapat diterima masyarakat yang berhak dan terdampak Covid-19.

"Tentunya apa yang sudah pemerintah lakukan melalui bansos tunai dan bansos sembako masih jauh dari kesempurnaan, kami terus update data dari Pemda juga seluruh pemda kami komunikasikan agar apabila ada warga terdampak yang perlu dibantu tapi belum mendapat di tahap pertama tolong dimasukkan tahap kedua. Kami juga akan mengakomodasi," ucap Juliari.

"Kami sadar tahap pertama masih ada kekurangan, ada data yang tumpang tindih, tahap kedua dengan koordinsi lebih baik bisa teratasi lebih baik. Data semua sudah masuk, kembali data kita yakin belum 100% sempurna. Kami selalu membuka diri kepada pemda untuk melakukan penyempurnaan," tambahnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo memerintahkan jajaran Kementerian, pemerintah daerah, hingga aparatur desa untuk memperbaiki pendataan masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) di tahap kedua bulan depan. Jokowi membenarkan bahwa bansos belum 100 persen selesai, sehingga masyarakat dimohon untuk bersabar menunggu.

Jokowi menyampaikan itu  saat mengecek pembagian bansos di Kota Bogor, Jawa Barat.

"Di sini (Kota Bogor) tahap pertama udah selesai. Tapi di tempat lain saya cek misalnya BLT desa itu baru yang diterima baru 10%, jadi mohon masyarakat yang masih menunggu, menanyakan pada aparat desa. Memang ada satu, dua, tiga, yang berkaitan dengan data. Itu masih belum bisa diperbaiki. Tapi nanti pada tahapan kedua bulan depan bisa diperbaiki lagi," ucap Jokowi saat memantau pembagian bansos di Kantor Pos, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/5/2020).

Jokowi mengatakan bansos yang diberikan pemerintah bervarian, ada yang berupa program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, bantuan sosial tunai, bantuan pangan non tunai (BPNT), hingga BLT desa. Jokowi berharap bansos tersebut, bisa menjangkau 55% dari total penduduk, baik dari kalangan kurang mampu maupun yang terkena dampak Covid-19.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Adaptasi Pelaksanaan New Normal di Tengah Pandemi COVID-19

Jepang Cabut Status Darurat Covid-19

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19