RSCM Akan Tambah Tempat Perawatan

Penambahan ruangan ini dilakukan sebagai antisipasi jika Instalasi Gawat Darurat RSCM tidak sanggup menampung korban kericuhan.

, BERITA , NASIONAL

Rabu, 22 Mei 2019 21:07 WIB

Author

Valda Kustarini

RSCM Akan Tambah Tempat Perawatan

Sejumlah anggota kepolisian melakukan pengamanan aksi 22 Mei yang ricuh di kawasan Slipi Jaya, Jakarta, Rabu (22/5/2019). (Foto : Antara/Muhammad Adimaja)

KBR, Jakarta - Rumah Sakit Umum Cipto Mangunkusumo (RSCM) akan menambah ruang perawatan untuk korban yang terluka saat mengikuti aksi 22 Mei. Direktur Medik dan Keperawatan RSCM Sumariyono mengatakan, penambahan dilakukan untuk mengantisipasi jika Instalasi Gawat Darurat RSCM tidak sanggup menampung korban.

Kata Sumariyono, RSCM sudah menyediakan tenda di dekat IGD dan sudah menyiapkan tim medis untuk membantu pelayanan.

"Kami sudah siapkan baik tim kesehatannya maupun sistemnya. Jadi kalau anda lihat di sana, kita sudah siapkan tenda-tenda kalau misalnya ada korban lanjutan yang jumlahnya banyak," kata Sumariyono pada media, di RSCM, Rabu (22/5/2019).

"Tapi semua kami siapkan kalau kondisinya masih terkendali cukup dengan fasilitas di rumah sakit yang reguler ada maka kita akan tata laksanakan di sana. Kalau misalnya tidak tercukupi maka kami akan extend di luar ruang utama tadi," imbuh Sumariyono.

Sumariyono menyebut hingga pukul 18.00 WIB, RSCM masih merawat tiga korban kericuhan demonstrasi Jakarta. Dua di antaranya terkena kasus medikal seperti lemas, mual, dan pusing. Sementara seorang lain terkena kasus trauma contohnya pemukulan, terkena benda tajam, atau terkena benturan. Saat ini, 1 orang korban kasus trauma masih dalam penanganan dan observasi.

Editor : Friska Kalia

 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Mahkamah Konstitusi Gelar Sidang Perdana, Perselisihan Hasil Pemilu

10 Tahun UU Narkotika: Seperti Apa Implementasinya?

Sidang Perdana Sengketa Pemilu

Cek Fakta: Misleading Content KPU Panik

What's Up Indonesia