Gandeng Start-Up Lokal, Baznas Buka Layanan Zakat Digital

"Selain cepat dan mudah, layanan zakat dan donasi digital ini menjamin transparansi dan ketepatan sasaran penerima manfaat," jelas Dirut Baznas.

BERITA | NASIONAL

Senin, 13 Mei 2019 14:30 WIB

Author

Adi Ahdiat

Gandeng Start-Up Lokal, Baznas Buka Layanan Zakat Digital

Ilustrasi. (Foto: Pexels)

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggandeng sejumlah start-up untuk membuka layanan zakat digital. Langkah inovatif ini dilakukan agar zakat bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.

Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta menyebut, "Selain cepat dan mudah, layanan zakat dan donasi digital ini menjamin transparansi dan ketepatan sasaran penerima manfaat. Tak ada batasan dalam berdonasi karena layanan sudah ada di genggaman tangan. " kata Arifin dalam rilisan persnya (10/5/2019).

Metode pembayaran zakat dan donasi digital bisa dilakukan lewat banyak opsi seperti internet banking, SMS banking, EDC, E-Cash Mandiri, E-Pay BRI. Doku Wallet, virtual account, kartu kredit, ataupun pembayaran sistem top-up.

Berikut adalah sejumlah start-up mitra Baznas yang sudah menyediakan layanan zakat digital:

App

  1. Kitabisa.com
  2. Gopay
  3. Gopoints
  4. Gotix
  5. OVO
  6. Tcash
  7. Kaskus
  8. Invisee
  9. Lenna
  10. Mcash
  11. Wisata Muslim
  12. Oorth
  13. Asuransi Jasindo Syariah

E-Commerce

  1. Elevenia.co.id
  2. Blibli.com
  3. Shopee.co.id
  4. Tokopedia.com
  5. Lazada.com
  6. Mataharimall.com
  7. JD.id
  8. Bukalapak.com

Social Media

  1. Oy (Indonesia)
  2. Line (Zaki)

Layanan Ekstra

Tak hanya untuk zakat fitrah, Baznas juga membuka layanan digital untuk penyaluran zakat-zakat lainnya seperti zakat maal dan zakat profesi.

Ada lagi program Paket Ramadan Bahagia dan Hidangan Berkah Ramadan yang bisa membantu pelanggan berdonasi dalam bentuk barang atau makanan.

"Selain menunaikan zakat penghasilan dan zakat fitrah, masyarakat juga dapat berinfak untuk disalurkan menjadi Paket Ramadan Bahagia yang berisi kebutuhan pokok dan peralatan ibadah bagi masyarakat yang membutuhkan," jelas Arifin.

(Sumber: www.baznas.go.id)

 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Ada yang Tahu Sosok Alfred Russel Wallace?

Terkait Aksi Bom Bunuh Diri di Markas Polisi

Kabar Baru Jam 15

Pemprov Jatim Minta Masyarakat Waspadai Dugaan Penipuan Seleksi CPNS