Covid-19 di TNI, Panglima: 55 Positif

"Dari data di Mabes TNI sendiri, bahwa ada 1.187 kasus terkait Covid, yang positif 55 orang, kemudian PDP 190 orang," kata Panglima TNI.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 15 Apr 2020 16:48 WIB

Author

Heru Haetami, Adi Ahdiat

Covid-19 di TNI, Panglima: 55 Positif

Anggota TNI membagikan masker untuk pencegahan Covid-19 di jalur Pantura Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (15/4/2020). (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Panglima TNI Hadi Tjahjanto melaporkan pandemi Covid-19 sudah menyebar di lingkungan militer. Kasusnya ditemukan dari hasil tes cepat terhadap anggota TNI yang bertugas dalam penanganan Covid-19.

"Dari data di Mabes TNI ada 1.187 kasus terkait Covid, yang positif 55 orang, kemudian PDP 190 orang," kata Panglima Hadi dalam rapat virtual dengan Komisi I DPR, Rabu (15/4/2020).

Panglima Hadi menyebut dari sekitar 450 ribu anggota TNI, ada ratusan anggota berstatus ODP yang tersebar di Matra Darat, Laut, dan Udara. Ada juga 16 kasus meninggal dunia, dan 2 kasus sembuh.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto menambahkan data tersebut akan terus diperbaharui setiap harinya sebab menurutnya akan kemungkinan mengalami perubahan.

Sementara itu, masing-masing Kepala Staf Angkatan merinci kasus Covid-19. Di TNI Angkatan Darat, ada 463 orang dalam perawatan. 4 orang dilaporkan meninggal dunia, 3 diantaranya merupakan PNS dan 1 orang anggota aktif.

Di TNI Angkatan Laut, dilaporkan 97 orang berstatus ODP, 32 kasus PDP, 20 orang positif dan 10 orang dinyatakan meningal dunia.

Selanjutnya pada TNI Angkatan Udara, dilaporkan ada 346 anggotanya berstatus ODP, 23 orang PDP dan 25 orang positif terpapar Covid-19. Dari jumlah positif disebutkan ada 2 orang kasus meninggal dunia dan 2 orang berhasil sembuh. 

Di kesempatan sama, Panglima Hadi melaporkan hampir setiap hari pesawat TNI mengantar alat pelindung diri (APD) ke seluruh Indonesia.

Ia pun meminta dukungan tambahan anggaran sebesar Rp3,2 triliun untuk percepatan penanganan Covid-19.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kasus Covid-19 di Kota Jayapura Diprediksi Terus Meningkat

Cina Pakai Drone 5G Pantau Kualitas Lingkungan Taman di Beijing

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Bagaimana Penelusuran Foto Konser yang Ramai dengan Hadirnya Presiden?