3 Polisi Tewas di Mamberamo Papua, Kompolnas Desak Pelaku Dihukum

"Apakah ini ada pihak-pihak yang misalnya ngompor-ngompori atau ada pihak-pihak yang memang nakal. Nah kalau seperti itu. Diproses saja sesuai dengan aturan. Polisi kan punya aturan untuk itu. "

BERITA | NASIONAL

Senin, 13 Apr 2020 12:44 WIB

Author

Lea Citra

3 Polisi Tewas di Mamberamo Papua, Kompolnas Desak Pelaku Dihukum

Tangkapan peta satelit kampung tangkapan gmap Kampung Kasonaweja kec Mamberamo Tengah Kabupaten Mamberamo Raya Senin (13/4).

KBR, Jakarta-   Komisi  Kepolisian  Nasional (Kompolnas) mendesak pengusutan pelaku penembakan tiga polisi saat bentrok TNI-Polri di Papua, Minggu (12/4/2020). Komisioner Kompolnas Poengky Indarti mengungkapkan,   telah berkomunikasi dengan Kapolda Papua untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

"Peristiwanya masih belum tahu, karena ini kan tim sedang diturunkan  dari Jayapura ke Mamberamo Raya. Jadi untuk ada pemeriksaan di sana. Tunggu, tinggal tunggu adanya laporan dari Papua seperti apa, dan kemudian juga kami pantau dari sini, prosesnya seperti apa,"  kata Poengky kepada KBR, Minggu (12/4/2020).

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti mengungkapkan, Polda Papua dan Kodam Cenderawasih masih mengumpulkan  fakta penyebab terjadinya bentrokan tersebut.  

"Dari situ nanti akan kami lihat, apakah ini ada pihak-pihak yang misalnya ngompor-ngompori atau ada pihak-pihak yang memang nakal. Nah kalau seperti itu. Diproses saja  sesuai dengan aturan. Polisi kan punya aturan untuk itu. Nah kalau, karena sudah jatuh korban. Ada korban 3 orang ya yang meninggal dunia dan kemudian ada korban luka-luka. Kami sih berharap untuk ini diproses hukum," lanjutnya.

Tim Gabungan

Kepolisian Papua dan Kodam XVII/Cenderawasih membentuk tim gabungan guna mengusut penembakan terhadap lima anggota Polres Mamberamo Raya oleh anggota TNI pada Minggu pagi (12/4). Kapolda Papua, Paulus Waterpauw mengatakan tim gabungan akan menyelidiki di tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak, dan kronologis yang sebenarnya.

Menurut Kapolda Papua, insiden yang terjadi di pertigaan Jalan Pemda I Kampung Kasonaweja, Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya berawal dari kesalah pahaman beberapa anggota polisi dan anggota TNI.

Akibatnya, tiga anggota polisi tewas tertembak dan dua lainnya mengalami luka-luka. Anggota polisi yang tewas, yakni Marcelino Rumaikewi yang mengalami luka tembak pada leher bagian kanan sebanyak satu kali, Yosias Dibangga, mengalami luka tembak pada bagian leher kiri sebanyak satu kali, dan Alexander Ndun yang mengalami luka tembak pada paha kiri.

Sementara dua anggota polisi yang terluka, yakni Alva Titaley, dengan luka tembak pada paha kiri sebanyak satu kali, dan Robert Marien mengalami luka tembak pada punggung belakang sebanyak tiga kali.

"Saya dengan Bapak Pangdam, Pak Bupati, akan langsung ke TKP di Kasonaweja untuk melakukan konsolidasi. Jadi itu sangat situasional dan kita sesalkan itu terjadi," kata Kapolda Papua.

Kapolda Papua mengatakan, korban luka dan korban meninggal dunia telah dievakuasi dari Kabupaten Mamberamo Raya ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Jayapura pada Minggu malam (12/4/2020).

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Dorong Penggunaan Medis, PBB Hapus Ganja dari Daftar Narkotika Paling Berbahaya

Liburan di Rumah Aja! #coronamasihada

Eps9. Bijak Energi

Taiwan Berlakukan Larangan Masuk Pekerja Migran Asal Indonesia

Kabar Baru Jam 7