Bagikan:

Perombakan Kabinet Jilid 3? Ini kata Presiden Jokowi

"Tidak ada itu, sampai saat ini tidak ada. Hari ini tidak ada reshuffle. Minggu ini tidak ada. Bulan ini juga tidak ada.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 26 Apr 2017 09:04 WIB

Perombakan Kabinet Jilid 3?  Ini kata Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan saat pembukaan Kongres Ekonomi Umat 2017 di Jakarta, Sabtu (22/4). (Foto: Antara)


KBR, Jakarta-  Presiden Joko Widodo membantah ada  surat pengunduran diri dari   Khofifah Indar Parawansa sebagai menteri sosial. Kata Jokowi, hingga kini   belum menerima dan belum akan mengganti menterinya

Meski begitu Jokowi menegaskan evaluasi kinerja   menteri  terus dilakukan.

"Tidak ada itu, sampai saat ini tidak ada. Hari ini tidak ada reshuffle. Minggu ini enggak ada. Bulan ini juga enggak ada. Evaluasi menteri kita lakukan setiap minggu, setiap bulan terus. Hasilnya baik-baik saja," jelas Presiden Joko Widodo di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyah, Cipulus Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4/2017).

Sementara itu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan, isu perombakan kabinet selalu beredar  tiap pekan. 

"Saya sudah menengarai bahwa reshuffle ini menjadi satu isu bulanan, bahkan mingguan. Jadi untuk apa ditanggapi, karena ini menjadi hak prerogatif presiden, kalau ada reshuffle ya ditunggu saja, tapi nggak usah dibincangkan.  Siapa yang mau mengganti, siapa yang mau diganti, kapan mau diganti, itu kan haknya presiden, untuk apa diributkan?" Kata Wiranto di Kemenkopolhukam, Selasa (25/4/2017).

Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah melakukan dua kali perombakan kabinet. Wiranto masuk ke gerbong kabinet kerja pada perombakan jilid kedua. Ia menggantikan posisi Luhut Panjaitan yang digeser menjadi Menteri Koordinator Kemaritiman.

Isu perombakan kabinet  menguat setelah Sabtu  (22/4) di acara   Kongres Ekonomi Umat, Presiden Joko Widodo menyinggung tentang pergantian menteri. Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan menteri-menteri yang tidak memenuhi target yang ditetapkan, bakal di-reshuffle. 

"Target itu harus bisa diselesaikan. Kalau memang tidak selesai, pasti urusannya akan lain. Bisa diganti, ya saya blak-blakan saja, dengan menteri juga seperti itu. Bisa diganti, bisa digeser, bisa dicopot dan yang lain-lainnya," kata Jokowi.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih