PLTS Daruba Tak Beroperasi Optimal

Pembangkit listrik berkapasitas 600 KW ini tidak dapat beroperasi optimal

BERITA | NASIONAL

Rabu, 06 Apr 2016 11:42 WIB

Author

Damar Fery Ardiyan

PLTS Daruba Tak Beroperasi Optimal

Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Menteri ESDM Sudirman Said (tengah), Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono (kiri) serta Gubernur Maluku Utara Abdul Ghani (kedua kiri) meninjau panel

KBR, Morotai - Presiden Joko Widodo mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Daruba di Desa Juanga, Morotai Selatan, Rabu, 6 April 2016. Tetapi pembangkit listrik berkapasitas 600 KW ini tidak dapat beroperasi optimal. "Otomatisnya rusak sehingga yang dipakai hanya manual, tetapi ada yang mangkrak juga yang di Halmahera," kata Presiden.

Presiden yang disambut Menteri ESDM Sudirman Said, menginstruksikan agar manajemen pengawasan dan kontrol PLTS dilakukan dipelbagai instalasi. "Kita harus lihat (PLTS) segede ini yang pegang hanya satu orang. Coba lihat ke dalam perangkat seperti apa gedenya kayak gitu, banyaknya kayak gitu," ucap Presiden.

Presiden juga mengingatkan pentingnya perawatan dan pemeliharaan. “Saya senang sekarang di sini dibangun PLTS, meskipun kecil tapi bermanfaat. Saya titip satu saja, masalah pemeliharaan. Orang Indonesia ini paling tidak bisa merawat, bangunnya pintar, buatnya pintar, tapi merawatnya nggak bisa. Jangan bongan-bangun tapi merawatnya tidak bisa,” ucap Presiden.

Usai meninjau PLTS Daruba, Presiden singgah di Museum Trikora sebelum menuju Pangkalan TNI AU Leo Wattimena, Morotai. Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Virus Corona Bunuh 80 Orang, Indonesia Belum Keluarkan Travel Ban