1 ABK Diamond Princess Diduga Tertular Covid-19

"Sekarang sudah kita isolasi di Rumah Sakit Persahabatan,”

BERITA | NASIONAL

Jumat, 06 Mar 2020 13:43 WIB

Author

Dwi Reinjani

1 ABK Diamond Princess Diduga  Tertular Covid-19

ABK Diamond Princess tiba di Pulau Sebaru Kecil untuk diobservasi di Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (5/3). (Foto: TNI)

KBR, Jakarta-  Juru bicara penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengatakan, 1 dari 69 Anak Buah Kapal (ABK), Diamond Princess diduga suspect Covid-19. Yurianto tidak merinci alasan 1 ABK ini dicurigai. Dia hanya mengatakan bahwa suspect  dalam kondisi normal namun harus menjalani proses isolasi di RS Persahabatan.

“Dari 69 ini ada 1 yang kita pisahkan meskipun kondisi fisiknya baik, tetapi kita mencurigai kemungkinan suspect   dia tertular Covid-19. Dan sekarang sudah kita isolasi di Rumah Sakit Persahabatan,” ujar Yuri, di kantor Presiden, Jumat (06/02/2020).

Selain 1 ABK, 10 tim medis yang mengawal kepulangan 69 ABK Diamon Princes ini juga sempat ikut diobservasi. Alasannya kata Sekretaris Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes itu,   tim medis berhubungan cukup dekat dan intens dengan terduga suspect  . Namun ia mengatakan hasil pemeriksaan mereka negatif Covid-19.

“Ada 10 orang tim medis yang bersama-sama menjemput ke Jepang dan ini kita minta melakukan layanan kepada mereka dan sekaligus kita observasi, karena mereka kontak dekat. Data awal untuk 10 tenaga medis ini seluruhnya negatif dan hasilnya bagus.” Ujar Yuri.

Sementara itu pemerintah masih menunggu hasil tes lab 1 ABK tersebut dari Balitbang Kementerian Kesehatan, setelah sebelumnya tim medis melakukan tes ulang pada hasil lab miliknya. Sedangkan 68 ABK Diamond Princess saat ini menurut Yuri, masih menjalani observasi di pulau Sebaru. Setelah sebelumnya melakukan observasi di dalam kapal selama 14 hari.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Mengadukan Dampak Corona

Mencegah Pandemi Masuk Lapas

Kabar Baru Jam 10

Waspadai Arus Mudik WNI dari Luar Negeri

Lebih dari 25 ribu Pemudik Masuk Jatim, Pemprov akan Perketat Pengawasan