WEF Bakal Tanam Satu Triliun Pohon di Seluruh Dunia

"Pohon adalah masalah bipartisan (netral dari politik), semua orang mendukung pohon," kata Presiden AS Donald Trump di pertemuan tahunan WEF.

BERITA | INTERNASIONAL

Rabu, 22 Jan 2020 18:18 WIB

Author

Adi Ahdiat

WEF Bakal Tanam Satu Triliun Pohon di Seluruh Dunia

Logo World Economic Forum (WEF) di Congress Center WEF di Davos, Swiss, Senin (20/1/2020). (Foto: ANTARA via REUTERS)

KBR, Jakarta - World Economic Forum (WEF) atau Forum Ekonomi Dunia membuat inisiatif bertajuk 'One Trillion Trees', yakni program penanaman dan pelestarian 1 triliun pohon di seluruh dunia.

Inisiatif itu dinyatakan dalam pertemuan tahunan WEF yang digelar di Davos, Swiss, Selasa (22/1/2020).

"Tantangan besar kita sekarang adalah perubahan iklim, dan kita tak akan berhasil (mengatasinya) jika kita tidak mengalahkan deforestasi," kata Presiden Kolombia Ivan Duque Marquez, seperti dilansir situs WEF, Selasa (22/1/2020).

Inisiatif 'One Trillion Trees' ini didukung juga oleh sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan pengusaha.

"Planet kita sedang berada dalam kondisi darurat. Kita perlu memperhatikan hutan kita agar kita dapat menggunakannya untuk menyerap (emisi) karbon," kata Marc Benioff, CEO perusahaan cloud computing asal Amerika Serikat (AS) yang hadir di forum tersebut.

Dukungan pun datang dari Presiden AS Donald Trump. "Pohon adalah masalah bipartisan (netral dari politik), semua orang mendukung pohon," kata Trump di forum yang sama.

WEF belum merinci negara-negara dan perusahaan mana saja yang terlibat dalam inisiatif 'Satu Triliun Pohon' ini. WEF juga belum mengumumkan rencana kerja dan target waktu yang spesifik untuk implementasinya.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

RUU Ketahanan Keluarga Campuri Ranah Pribadi?

Kabar Baru Jam 13

Choirul Anwar: Masyarakat Harus Bijak Gunakan Popok