Share This

Di Nunukan Kaltara, Harga Beras Malaysia Lebih Murah dari Beras Lokal

Kenaikan harga beras dipicu minimnya pasokan beras dari Sulawesi maupun Surabaya.

BERITA , NUSANTARA

Jumat, 19 Jan 2018 19:26 WIB

Buruh di Nunukan Kalimantan Utara mengangkut beras yang didatangkan dari Sulawesi. (Foto: KBR/Adhima Soekotjo)

KBR, Nunukan – Harga beras yang didatangkan dari Pulau Sulawesi ke wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara naik tajam dalam sebulan terakhir.

Salah satu pedagang beras di Pasar Sentral Inhutani, Kabupaten Nunukan, Abas mengatakan kenaikan harga beras dari kualitas sedang dan kualitas super berkisar antara Rp2 ribu hingga Rp3 ribu rupiah perkilogram. 

Kenaikan harga beras dipicu minimnya pasokan beras dari Sulawesi maupun Surabaya.

"Harga eceran tertinggi disini yang beras standar Rp11 ribu perkilogram. Nggak tahu kalau di luar kan beras Surabaya. Kalau saya jual beras Sulawesi saja. Sebelumnya harga Rp9 ribuan kalau beli di sana. Sekarang kami beli di Sulawesi sudah Rp9.700. Sedangkan eceran paling tinggi Rp12 ribu per kilo," kata Abas, di Nunukan, Jumat (19/1/2018).

Baca juga:

Meski harga beras asal Sulawesi mengalami kenaikan tajam namun harga beras yang didatangkan pedagang dari Kota Tawau Malaysia masih stabil di kisaran Rp9 ribu per kilogram untuk beras kualitas sedang dan Rp10 ribu rupiah untuk kualitas supier. 

Ketua Asosiasi Pedagang Lintas Batas Kabupaten Nunukan Andi Mutamir mengatakan, meski harga beras dari Malaysia masih lebih murah, namun beras lokal seperti dari Sulawesi dan Surabaya, masih mendominasi kebutuhan beras warga di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan.

"Harga beras Malaysia masih stabil. Kalau harga beras dari Sulawesi atau dari Jawa naik, bisa saja karena kekurangan stok, karena itu kan hukum pasar. Kalau barang langka pasti akan naik," kata Andi Mutamir.

Selain beras, harga telur dari Sulawesi juga naik cukup tajam. Harga telur satu piring di Kabupaten Nunukan yang sebelumnya Rp38 ribu rupiah saat ini naik hingga Rp50 ribu rupiah per piring isi sekitar 30 butir. 

Kenaikan beras serta telur diperkirakan masih akan terjadi hingga dua bulan mendatang, karena petani di Sulawesi baru akan memasuki masa panen pada pertengahan Februari mendatang. 

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.