covid-19

KPK Siap Tangani Petral

KPK menunggu laporan pengaduan hasil audit forensik Petral.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 13 Nov 2015 19:39 WIB

Author

Eli Kamilah

KPK Siap Tangani Petral

KBR, Jakarta - KPK memastikan mampu menangani kasus Petral meski lokasi anak perusahaan Pertamina itu ada di Singapura. Juru Bicara KPK, Yuyuk Andriati, mengatakan siap bila diminta menangani kasus skandal tersebut.

Menurut Yuyuk, untuk menangani Petral komisi antirasuah harus menunggu laporan pengaduan terlebih dulu. KPK   belum menerima laporan dari Kementerian ESDM dan Pertamina terkait adanya dugaan korupsi dalam kasus tersebut.

"Kemarin itu pimpinan siap kalau itu sudah disahkan diserahkan kepada KPK. Kalau kaitannya dengan Singapura, KPK beberapa kali menangani kasus di luar negeri," tegas Juru Bicara KPK, Yuyuk Andriati kepada KBR, Jumat (13/11/2015).

Sebelumnya, Kementerian ESDM memperkirakan kemungkinan ada sejumlah kendala yang bakal menghadang aparat hukum jika memproses hukum dugaan kejahatan mafia migas di PT Petral. Staf Khusus Menteri Energi Sumber Daya Mineral Said Didu mengatakan kendala ini disebabkan karena perusahaan PT Petral berada di Singapura dan kebanyakan transaksi berada di Singapura. Hal ini bakal menyulitkan proses penyelidikan termasuk jika Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan PPATK ingin menyelidiki transaksi-transaksi gelap mafia migas.

Sebelumnya, Hasil audit forensik  Petral selama 2012 sampai 2014 menemukan ada tiga kejanggalan di antaranya  adalah kebijakan Petral dalam proses pengadaan minyak dan membuat harga minyak melangit. Dan adanya pengaruh pihak eksternal di bisnis Petral.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7