Titik Api Meningkat, BPPT Kehabisan Tim Modifikasi Hujan Buatan

Saat ini di wilayah Sumatera, titik api (hotspot) terbanyak berada di Jambi dan Sumatera Selatan. BMKG Riau mencatat dari pantauan satelit, pada Senin (7/9) ada 400-an titik api di wilayah Sumatera.

BERITA | NASIONAL

Senin, 07 Sep 2015 20:13 WIB

Author

Yudi Rachman

Titik Api Meningkat, BPPT Kehabisan Tim Modifikasi Hujan Buatan

Ilustrasi. Tim modifikasi cuaca hujan buatan bersiap memasuki pesawat Hercules di Bandara Halim Perdanakusumah. (Foto sumber situs ristek.go.id)

KBR, Jakarta - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kekurangan tenaga personil dan pesawat untuk melakukan rekayasa cuaca hujan buatan tambahan. 

Kepala Hujan Buatan BPPT Heru Widodo mengatakan lima tim perekayasa cuaca sudah ada di lima wilayah, terutama di Kalimantan Barat dan Riau. Sehingga, tak ada lagi tim untuk melakukan rekayasa cuaca di Jambi dan Sumatera Selatan. 

Selain itu, pesawat dengan jarak tempuh tertentu jumlahnya pun terbatas.

"Untuk membuat hujan buatan lagi kita kekurangan orang. Sudah habis, lima tim sudah habis di lima lokasi. Itu sudah dikirim ke Kalimantan Barat, Halim Perdanakusumah, Riau 2, satu untuk asap dan PLN. Jadi ada lima lokasi, orangnya sudah habis," jelas F. Heru Widodo Kepala Hujan Buatan BPPT kepada KBR, Senin (7/9/2015).

Selain kekurangan tenaga, Kepala Hujan Buatan BPPT Heru Widodo juga kesulitan melakukan proses rekayasa hujan buatan di Jambi dan Sumatera Selatan dalam waktu dekat ini. Sebab, belum ada bibit awan untuk merekayasa hujan di daerah tersebut. 

Sedangkan, untuk rekayasa awan hujan melalui laut pun masih terkendala suhu laut yang dingin.

Saat ini di wilayah Sumatera, titik api (hotspot) terbanyak berada di Jambi dan Sumatera Selatan. BMKG Riau mencatat dari pantauan satelit, pada Senin (7/9) ada 400-an titik api di wilayah Sumatera, meningkat dari hari sebelumnya sekitar 150 titik. 

Jambi menyumbang titik panas terbanyak, 170 titik, disusul Sumatera Selatan 79 titik, Bangka Belitung 77 titik, Lampung 33 titik, Bengkulu lima titik, Sumatera Barat empat titik dan Riau dua titik. 

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Saga Akhir Pekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17