Penerbangan di Sepinggan Tertunda Akibat Kabut Asap

Penumpang di bandara Sepinggan kecewa, penerbangan tertunda.

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 01 Sep 2015 11:33 WIB

Author

Teddy Rumengan

Ilustrasi kabut asap (Foto: Situs Setkab)

Ilustrasi kabut asap (Foto: Situs Setkab)

KBR, Balikpapan – Sejumlah penerbangan dari Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan menuju Palangkaraya dan Pontianak tertunda sejak pagi, akibat cuaca buruk karena adanya kabut asap kebakaran hutan.

Nadya salah satu penumpang Garuda Indonesia tujuan Palangkaraya – Pontianak mengatakan, seharusnya pukul 06.15 Wita sudah terbang. Namun hingga kini belum ada kabar kepastian keberangkatannya.

Para penumpang pun mengaku kecewa, karena mereka sudah berada di ruang tunggu sejak pagi. Penerbangan menunggu kabar dari bandara di Palangkaraya maupun bandara di Pontianak.

“Ya gimana ya agak-agak kecewa. Maskapai itu kan mewajibkan kita harus datang 30 menit atau gak 15 menit sebelum take of harus ada di gate. Ini di tiketnya ditulis 15 menit gate close sudah ditutup, 30
menit sudah harus hadir di gate. Ya kayak gini gak ada kepastiannya,” kata Nadya, Selasa (1/9).

Tertundanya penerbangan dari Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan menuju Palangkara dan Pontianak,  bahkan terjadi sejak Senin (31/8) kemarin, yakni Garuda dengan jadwal keberangkatan pukul 06.15 wita tertunda sekitar 4 jam lebih dan baru berangkat 10.30 wita.

Sedangkan keberangkatan hari ini juga Garuda dengan jadwal keberangkan pukul 06.15 Wita namun tertunda dan belum diketahui kepastian keberangkatannya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

AstraZeneca Bakal Gelar Uji Klinis Global Tambahan

Eps12. Masa Depan Restorasi Gambut

Kabar Baru Jam 7

Menyoal Mekanisme Baru Pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah

Bupati Banyumas Larang Hajatan Meski Diprotes