Kemenlu: Korban Tragedi Mina Kebanyakan dari Mesir & Afrika

Tragedi Mina 2015 menewaskan 220 orang dan 400 orang luka. Peristiwa itu terjadi di jalan menuju tempat lontar jumrah di antara tenda-tenda di Mina, pukul 7 pagi waktu setempat.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 24 Sep 2015 17:21 WIB

Author

Yudi Rachman

Kemenlu: Korban Tragedi Mina Kebanyakan dari Mesir & Afrika

Ilustrasi ritual melempar jumrah di Mina dalam kegiatan ibadah haji. (Foto: www.kemenag.go.id)

KBR, Jakarta - Kementerian Luar Negeri belum menemukan adanya jamaah haji asal Indonesia yang menjadi korban dalam tragedi Mina, di Arab Saudi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Armanatha Nasir, Tragedi Mina jilidmenewaskan 220 orang dan 400 orang luka. Peristiwa itu terjadi di jalan menuju tempat lontar jumrah di antara tenda-tenda di Mina, pukul 7 pagi waktu setempat. Demikian informasi yang diterima KBR.

Armanatha Nasir mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh Kemenlu, para jamaah haji itu diduga menjadi korban karena ada sekelompok jamaah yang tiba-tiba berhenti sehingga terjadi penumpukan dan desak-desakan hingga ada yang terinjak-injak.

Sebagian besar korban adalah jemaah haji asal Mesir dan Afrika. Armanatha mengatakan lokasi tragedi bukan jalur yang digunakan oleh jamaah asal Indonesia untuk melontar jumrah.

Pemerintah telah mengecek ke sejumlah rumah sakit di Mina dan belum menemukan WNI menjadi korban. Pemerintah melalui Konsulat Jenderal RI di Jeddah dan Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Riyadh berada di lokasi dan akan memeriksa terus rumah sakit-rumah sakit di Mina untuk mencari tahu ada tidaknya WNI yang menjadi korban.

Ini menjadi tragedi kedua yang mewarnai ibadah haji tahun ini. Sebelumnya mesin derek raksasa (crane) yang digunakan untuk merenovasi Masjidil Haram ambruk dan menewaskan 100-an orang.

Ritual melempar jumrah atau batu di Mina dalam rangkaian ibadah haji kerap diwarnai insiden. Pada 1990 terjadi tragedi Terowongan Mina yang menewaskan 1,400-an orang akibat berdesak-desakan dalam terowongan.

Tragedi Mina kembali terulang di musim haji berikutnya. Di tahun 1994 (270 orang tewas), 1997 (343 tewas akibat kebakaran tenda), 1998 (118 tewas), 2001 (35 orang tewas), 2004 (251 tewas karena berdesak-desakan dan terinjak-injak), 2006 (346 tewas karena jemaah saling bertabrakan), dan 2015 (220 tewas).

Editor: Agus Luqman
 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18