Industri Tekstil dan Sepatu Melemah Tahun Ini

Belanja modal Pemerintah diharapkan bisa memacu pertumbuhan industri.

BERITA | NASIONAL

Minggu, 16 Agus 2015 16:19 WIB

Author

Sindu Dharmawan

Industri Tekstil dan Sepatu Melemah Tahun Ini

KBR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyebut ada sejumlah sektor industri yang pertumbuhannya sangat rendah tahun ini.

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan sektor itu antara lain industri tekstil dan sepatu. Sedangkan industri lain seperti farmasi, makanan minuman dan otomotif tumbuh lebih baik jika dibandingkan periode sebelumnya. Saleh Husin yakin, dengan mulai bergulirnya belanja-belanja modal pemerintah pada semester kedua, dapat kembali memacu pertumbuhan industri

"Tetapi pertumbuhan industri, perlu diketahui dan dicatat, bahwa pertumbuhan industri dari pada kuartal kedua justru naik dari 5,21 persen menjadi 5,27 persen," ungkapnya.

Menteri Perindustrian Saleh Husin menargetkan pertumbuhan industri bisa mencapai 6,3 - 6,8 persen pada akhir tahun ini. Untuk itu, pada rapat kerja bersama DPR, Kementerian Perindustrian meminta tambahan anggaran sebesar Rp2,35 triliun dari pagu anggaran yang telah disetujui sebesar Rp 3,91 triliun.

Pada semester pertama tahun ini nilai ekspor produk industri Indonesia turun sekitar 11 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sejumlah pengamat menilai turunnya kinerja industri disebabkan karena kondisi ekonomi global serta persoalan dalam negeri seperti ekonomi biaya tinggi terkait angkutan logistik, energi, bahan baku dan infrastruktur.

Editor: Citra Dyah Prastuti 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aplikasi LAPOR Dinilai Tidak Efektif Tanggapi Laporan Masyarakat

Kabar Baru Jam 15

Perlukah Sertifikasi Pernikahan?