Share This

Tokoh dan Musiknya: Dede Oetomo

BERITA , TOKOH & MUSIKNYA

Senin, 23 Mei 2016 18:07 WIB

Dede Oetomo

KBR, Jakarta- Lagu-lagu dari album Pink Floyd, The Wall, menurut Pendiri GAYa Nusantara dan Akademisi, Dede Oetomo, adalah penggambaran masyarakat kapitalis yang tidak beda dengan tumpukan batu bata yang tersusun jadi tembok. Baginya, lagu-lagu itu juga punya nostalgia tersendiri karena dirilis diakhir tahun 70-an. Selain itu, ada lagu lain dari era 70-an yang mengingatkan masa kegalauannya ketika berada di New York saat itu. 

Apa kira-kira lagu ini, simak cuplikannya berikut ini. 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.