Share This

Tumpahan Minyak, Pemkot Balikpapan Darurat Lingkungan

"Bisa mengangkat limbah cair sekitar 200 kantong plastik. Karena kemarin keburu malam dan air laut pasang"

, BERITA , NUSANTARA

Selasa, 03 Apr 2018 12:04 WIB

Tumpahan Minyak, Pemkot Balikpapan Darurat Lingkungan

Seorang petugas kepolisian menuangkan minyak ke gayung saat membersihkan Pantai Banua Patra dari minyak yang memenuhi pesisir pantai di Balikpapan, Kaltim, Senin (2/4). (Foto: Antara)

KBR, Balikpapan– Pemerintah Kota Balikpapan   menetapkan darurat lingkungan pasca terjadinya tumpahan minyak dan kebakaran di  teluk pada Sabtu (31/03). Pemkot mengajak masyarakat melakukan aksi bersih-bersih pantai dari cemaran minyak.

Kepala Laboratorium Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Minyak dan Gas Bumi Balikpapan Subagio mengatakan telah mengerahkan 400 mahasiwa melakukan aksi bersih-bersih pesisir pantai. Kata dia, aksi kemarin  berhasil   mengangkat limbah cair ke dalam sekitar 200 kantong plastik.

“Kemarin kita sampai magrib ya itu bisa mengangkat limbah cair sekitar 200 kantong plastik. Karena kemarin keburu malam dan air laut pasang,” ujar Subagio, Selasa (03/04)

Kata dia, membersihkan limbah minyak di pesisir pantai tidak mudah. Karena ketika air pasang limbah tersebut terbawa ke tengah laut.

Pada Selasa pagi sekitar pukul 09.30   Tim SAR Gabungan kembali menemukan korban kelima yang tenggelam setelah terjadinya tumpahan minyak dan kebakaran di Teluk Balikpapan. Korban atas nama Sutoyo merupakan warga Balikpapan yang melakukan kegiatan memancing saat kejadian tersebut. Korban ditemukan di sekitar Pelabuhan Semayang.

Sebelumnya Pemerintah Kota Balikpapan bersama Pemerintah Provinsi Katim dan sejumlah instasi terkait menggelar rapat darurat membahas penangganan tumpahan minyak di Teluk Balikpapan. Sekretaris Kota Balikpapan Sayid MN Fadly mengatakan pertemuan dilakukan untuk  penanganan dini maupun penanganan jangka panjang, untuk mencegah pencemaran semakin meluas, karena berdampak pada ekosistem laut


“Sekarang kan lagi dirapatkan, dari Provinsi juga turun (ikut). Kita tunggulah perkembangan rapat. Kebetulan dari Provinsi di wakili Asisten I Gubernur, Dinas Lingkungan Hidup dan instansi terkait. Nah itu baru kita bisa ambil langkah lebih lanjut,” ujar Sayid MN Fadly, Senin (02/04)

Sementara Kapolres Balikpapan Wiwin Firta menambahkan, kepolisian hingga kini masih menyelidiki penyebab tumpahan minyak hingga kebakaran besar yang terjadi di Teluk Balikpapan. Kepolisian meminta keterangan saksi yang melihat maupun mendengar peristiwa tersebut.  Kepolisian juga mendatangkan tim forensik dari Surabaya untuk memeriksa jenis minyak yang tertumpah di Teluk Balikpapan. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.