Bagikan:

Tekan Fluktuasi Harga Bawang, Pemerintah Buat Program Olahan di Brebes

Presiden Jokowi yang akan meresmikan program ini sebagai percontohan pengentasan kemiskinan berbasis produksi daerah

BERITA | NASIONAL

Kamis, 31 Mar 2016 11:41 WIB

Author

Dian Kurniati

Tekan Fluktuasi Harga Bawang, Pemerintah Buat Program Olahan di Brebes

Petani memanen bawang merah di Pringapus, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/3). Foto ANTARA

KBR, Jakarta – Pemerintah canangkan program pengolahan bawang di Brebes, Jawa Tengah pada Senin, 4 April 2016. Brebes dipilih karena menjadi salah satu sentra bawang nasional. Menurut Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, program ini untuk menekan fluktuasi harga bawang.

“Pemerintah sedang mencari satu cara agar petani tidak rugi. Programnya sebenarnya adalah pengolahan bawang. Nanti ada satu sistem produksi, pengolahan. Nanti pada saat bawang melimpah bisa diolah, sehingga ketersediaan bawang selalu ada. Tidak selalu bawang segar, tetapi olahan,” jelas Teten di kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (31/03/16).

Selama ini, menurut Teten, bawang menjadi salah satu komoditas penyebab inflasi, selain cabai dan jagung. Faktor musim menjadi salah satu alasan yang membuat harga komoditas ini sulit dikendalikan. "Musim panen produksi melimpah, harga anjlok. Tetapi kalau dibiarkan tidak dijual pasti akan busuk. Ini yang harus dikendalikan," lanjut Teten.

Teten berharap, program yang dibiayai kredit usaha rakyat (KUR) ini dapat meningkatkan perekonomian petani. Menurut Teten, Presiden Jokowi yang akan meresmikan program ini sebagai percontohan pengentasan kemiskinan berbasis produksi daerah.

Editor: Damar Fery Ardiyan 

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Catatan untuk TNI

Most Popular / Trending