Riau Darurat Asap, Angin Kencang Hambat Hujan Buatan

“Kalau lihat analisis dari BMKG, anginnya agak kencang, sehingga awannya tidak terlalu ideal."

BERITA | NASIONAL

Jumat, 11 Mar 2016 19:06 WIB

Author

Dian Kurniati

Riau Darurat Asap, Angin Kencang Hambat Hujan Buatan

Ilustrasi: Kabut asap di Pekanbaru (Sumber: Pemkot)

KBR, Jakarta– Upaya penyemaian   hujan buatan di Provinsi Riau terhambat angin kencang. Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar mengatakan, angin yang kencang akan membuat awan tidak bisa terkumpul, sehingga menyulitkan penyemaian.

“Kalau lihat analisis dari BMKG, anginnya agak kencang, sehingga awannya tidak terlalu ideal. Karena Riau sudah menyatakan siaga darurat, maka fasilitas untuk water bombing maupun untuk hujan buatan itu sudah bisa dilakukan,” kata Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar di kantor Kemenko Perekonomian, Jumat (11/03/16). 

Siti melanjutkan, "tapi kalau melihat analisis BMKG, itu belum terlalu ideal karena katanya anginnya kuat jadi awannya nggak ada yang mengendap. Jadi awannya lewat semua."

Siti mengatakan, penyemaian hujan merupakan otoritas Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Pasalnya, lembaga itulah yang memiliki pengetahuan, analisis, fasilitas, dan dana tentang hujan buatan. Meski begitu, Siti berjanji masalah kebakaran hutan di Riau akan rampung dalam dua pekan lagi.

“Minggu depan akan diintensifkan lagi. Dalam satu-dua minggu lagi akan kita rampungkan,” kata dia.

Hari ini, Kemenko Perekonomian menggelar rapat koordinasi tentang penanggulangan kebakaran. Rakor itu melibatkan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Badan Meteorologi dan Geofisika, serta Badan Informasi Geospasial.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menetapkan siaga darurat kabut asap. Status darurat asap akibat kebakaran hutan dan lahan dalam beberapa pekan ini belum tertangani. Status tanggap darurat asap ini setelah dilakukan rapat koordinasi dengan Pemprov Riau, TNI, Polri dan BPBD. Dari Pemprov Riau dipimpin Plt Gubernur Riau Arsyadjulandi Rachman. 

Dengan status darurat asap ini, maka koordinasi dengan kabupaten kota yang terbakar akan ditingkatkan. Sebelumnya, tiga daerah di Riau sudah menetapkan status darurat asap. Tiga daerah itu Kabupaten Bengkalis, Meranti dan Kota Dumai.  


Editor: Rony Sitanggang  

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Cerdik Kelola THR

Kabar Baru Jam 8

Soal Kerumunan, Kegiatan Ibadah dan Ancaman Virus Covid-19 Varian Baru

Jihad itu Sebenarnya Apa Sih?