Pengamat: Luhut Tidak Tepat Menjadi Plt Menteri ESDM

Karena Luhut masih berbisnis.

Selasa, 16 Agus 2016 15:00 WIB

Luhut Pandjaitan. (KBR/Ais)

Luhut Pandjaitan. (KBR/Ais)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


Menteri ESDM  Archandra Tahar, mulai Selasa (16/8/2016) sudah tak lagi menjabat, pasca diberhentikan secara terhormat oleh Presiden Jokowi, tadi malam, akibat dwi kewarganegaraannnya.

Menteri Koodinator Kemaritiman Luhut Panjaitan pun ditunjuk sebagai Pelaksana tugas (Plt) Menteri ESDM. Namun, penunjukkan Luhut, dikhawatirkan bisa menimbulkan konflik kepentingan.

Menurut Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa,  Luhut, bukan figur yang tepat untuk menjadi Plt Menteri ESDM, salah satunya karena Luhut masih berbisnis.  Simak quote selengkapnya. 

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".