Pemda Terbitkan Lagi Perda Bermasalah, Istana: Otomatis Batal

Pemerintah memastikan pembatalan Perda akan otomatis terjadi apabila kepala daerah baik itu bupati maupun gubernur kembali membuat Perda bermasalah.

Selasa, 14 Jun 2016 18:00 WIB

Pramono Anung. (Foto: setkab.go.id)

Pramono Anung. (Foto: setkab.go.id)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Pemerintah memastikan pembatalan Perda akan otomatis terjadi apabila kepala daerah baik itu bupati maupun gubernur kembali membuat Perda bermasalah. Kata Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, otomatis terjadi pasca 3143 Perda dibatalkan kemarin.

Menurut Pramono Anung, Perda-Perda tersebut sudah bertolakbelakang dengan peraturan yang diatasnya. Kata dia, ini merupakan salah satu cara Pemerintah untuk memperbaiki sistem antara pusat dan daerah.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob

  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

pernah melihat atau bahkan mengalami sendiri perlakuan diskriminatif / ujaran kebencian di ruang pendidikan, tempat kerja, lembaga pemerintahan, dan ruang publik lainnya tapi tidak tahu lapor kemana?