Menyambut Hujan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut saat ini ada empat juta orang di empat ribu desa di Indonesia terdampak kekeringan.

Rabu, 12 Sep 2018 02:17 WIB

Banjir di Aceh Barat

Tingginya curah hujan sepekan terakhir mengakibatkan rumah warga dan ratusan hektare lahan perkebunan serta jalan lintas di Kecamatan Bubon, Aceh Barat terendam banjir. (Foto: Antara/Syifa Yulinnas).

Sejumlah daerah di Indonesia kini mulai disapa hujan. Ini sudah masuk masa peralihan musim atau pancaroba - dengan hujan, petir dan angin kencang. BMKG  memperkirakan musim hujan baru akan mampir Oktober atau November nanti.

Musim hujan selalu ditunggu karena banyak di antara kita yang mengalami krisis air. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  menyebut saat ini ada empat juta orang di empat ribu desa di Indonesia terdampak kekeringan. Tapi musim hujan juga membawa serta rasa cemas akan banjir. Terutama di kawasan padat penduduk, yang sebagian lahannya tak sanggup lagi menyerap air.

Karenanya marilah kita bersiap menyambut hujan dengan riang gembira. Membersihkan saluran-saluran air dan sungai dari sampah. Menyiapkan kolam penampungan air, hingga membuat sumur resapan atau biopori. Semua elemen masyarakat, dari pusat sampai RT mesti menyiapkan diri menghadapi musim hujan. Demi mencegah banjir, juga menyimpan air agar tidak lagi kekeringan.

Sudah bertahun-tahun masyarakat di negeri ini menghadapi cobaan yang itu-itu saja. Kekeringan di musim kemarau, dan kebanjiran di musim hujan. Menurut pepatah, hanya keledai yang jatuh di lubang yang sama dua kali.

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".