Pilkada Jakarta: Akui Kekalahan, Agus Telepon Ahok

"Saya menerima kekalahan saya dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Secara ksatria dan lapang dada saya menerima kekalahan saya dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta,"

Rabu, 15 Feb 2017 22:26 WIB

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (kiri) didampingi Calon Wakil Gubernur Slyviana Murni (kedua kanan) dan Anggota Tim Pemenangannya memberikan keterangan pers di Posko Tim Pemenangan

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Jakarta-  Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono mengakui kekalahannya dalam pemilihan pemimpin Jakarta. Agus   didampingi istri dan tim sukses mengucapkan selamat kepada calon petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot dan Anies-Sandiaga.

"Saya menerima kekalahan saya dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta.  Secara ksatria dan lapang dada saya menerima kekalahan saya dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta," jelasnya Agus Harimurti Yudhoyono, Rabu malam (15/02).

Agus menambahkan, sudah berkomunikasi dengan Basuki Tjahaja Purnama untuk mengucapkan selamat atas kemenangan dan maju dalam putaran selanjutnya.

"Saya dan ibu Silvi mengucapkan selamat kepada pasangan calon nomor dua Basuki dan Djarot serta pasangan nomor tiga. Tadi saya sudah menelepon langsung Basuki, saya juga sudah mencoba menghubungi Anies dan Sandiaga. Tujuan kami menghubungi beliau untuk mengucapkan selamat atas capaian mereka berdua," ujarnya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

HNW Sarankan Masyarakat Gugat UU Pemilu ke MK

  • Diskusi Karya Enny Arrow di Semarang Dilarang Polda Jateng
  • Persiba Dukung Wasit Asing di Liga 1
  • Rafinha Berambisi Jadi Suksesor Lahm

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.