Dampak ekonomi, pengangguran dan nasib petani tembakau selalu yang menjadi sorotan ketika muncul wacana agar Indonesia mengaksesi Kerangka Kerja Pengendalian Tembakau atau FCTC (Framework Convention on Tobacco Control) untuk melindungi kesehatan rakyatnya. Ada ketakutan bila FCTC ‘diteken’ Indonesia akan merugi secara ekonomi dan banyak pengangguran. Alasan itu pula yang dipakai untuk tetap mempertahankan kebijakan-kebijakan yang pro rokok.  

Pada argumen itu seolah perlindungan kesehatan rakyat akan merugikan secara ekonomi. Pro-rokok lebih menguntungkan secara ekonomi, sedang bila setuju pengendalian tembakau maka akan merugi. 

Apakah betul kebijakan pro-rokok lebih baik, bagaimana melihat argumen ini secara kritis?. Workshop “Calculating the impact of Pro-Tobacco Policy” akan mengajak jurnalis mengkaji kebijakan pro-rokok Indonesia bersama para ahli dan pakar berbagai bidang, menghitung untung rugi dan menelaah sejumlah data akibat kebijakan pro-rokok Indonesia.  

Workshop ini mengajak jurnalis menghitung dampak ekonomi kebijakan pro-rokok dengan membangun kapasitas jurnalis membaca dan menganalisa data secara kritis. Diharapkan melalui workshop ini, para peserta bisa menulis berita tentang pengendalian tembakau dengan argumen dan analisa data yang kuat. 

Workshop akan diselenggarakan pada: 

Hari/tgl: Rabu, 18 November 2015

Waktu: pukul 09.00 – 17.00 WIB

TempatEdelweiss Room, Hotel Aryaduta Semanggi, Jl. Garnisun Dalam No. 8 Karet Semanggi, Jakarta 12930, Indonesia 


Fellowship

Selain kesempatan belajar dari para jurnalis senior dan para narasumber kompeten, kami akan memberikan beasiswa liputan bagi peserta workshop yang terpilih. Beasiswa yang akan dibagikan total mencapai lebih dari 100 juta rupiah dengan rincian:

  • 30 Juta rupiah untuk 3 jurnalis televisi
  • 24 Juta rupiah untuk 3 jurnalis cetak
  • 24 Juta rupiah untuk 3 jurnalis online
  • 24 Juta rupiah untuk 3 jurnalis radio


Syarat dan Ketentuan:

  • Peserta adalah jurnalis yang sudah mempunyai pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun.  (dibuktikan dengan surat keterangan kerja dari perusahaan)
  • Peserta mengisi form pendaftaran dan surat ijin dari atasan
  • Peserta bersedia mematuhi aturan yang ditetapkan dalam workshop dan fellowship
  • Jumlah peserta workshop terbatas sehingga hanya yang sudah mendapat persetujuan tanda diterima sebagai perserta yang dapat mengikuti workshop ini
  • Panitia akan mengirimi surat resmi sebagai tanda diterima sebagai calon peserta
  • Panitia akan menutup pendaftaran jika calon peserta dinyatakan sudah memenuhi kuota 


Informasi lebih lanjut dan pendaftaran peserta dapat menghubungi:

Rizal: 0852 2729 0309, rizal_kenyal@yahoo.com

Paul: 0813 1975 2592, moardipp@gmail.com 

 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!