Nadal Raih Kemenangan Awal di Barcelona Open

Petenis Rafael Nadal membalas kekalahannya dalam turnamen Barcelona Terbuka tahun lalu pada pertandingan Rabu (22/4/2015) waktu setempat.

Kamis, 23 Apr 2015 13:04 WIB

Rafael Nadal (foto: rafaelnadalfans.com)

KBR - Petenis Rafael Nadal membalas kekalahannya dalam turnamen Barcelona Terbuka tahun lalu pada pertandingan Rabu (22/4/2015) waktu setempat. Dia mengalahkan lawan satu negaranya dari Spanyol, Nicolas Almagro dengan skor akhir 6-3 dan 6-1. 

Kemenangan ini dengan mudah dia capai. Nadal mengaku senang dengan penampilannya di tanah liat dalam beberapa pekan terakhir dan berhasil menang melawan Nicolas, petenis yang tahun lalu mengalahkannya. 

Mereka sebelumnya bertemu pada 2013 di Barcelona, saat Nadal ingin merebut gelar kedelapan. Nadal dikejutkan Almagro pada babak perempat final. Pada 2014, pemain berusia 28 ini memang terhambat karena cederanya. 

Petenis Spanyol ini memang menargetkan kembali meraih gelar juara di turnamen Barcelona Terbuka. Setelah sebelumnya terhenti di semifinal Master Monte Carlo, Nadal ingin terus memperbaiki penampilan dan karirnya.

Editor: Antonius Eko 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

KPPU Belum Temukan Indikasi Monopoli PT IBU

  • Menristek Bakal Tindak Dosen HTI Sesuai Prosedur
  • PUPR Kejar Sejumlah Ruas Trans Sumatera Beroperasi 2018
  • Kelangkaan Garam, Kembali ditemukan Garam Tak Berlogo BPOM

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.