Pramac Pilih Michele Pirro Gantikan Petrucci

Beredar isu yang menyebutkan posisi Petrucci akan digantikan oleh Casey Stoner.

Kamis, 24 Mar 2016 09:55 WIB

Michele Pirro (Foto: bola.net)

Michele Pirro (Foto: bola.net)

KBR - Tim Pramac Racing MotoGP akhirnya memilih Michele Pirro untuk menggantikan sementara posisi Danilo Petrucci, yang tengah menjalani operasi. Pirro merupakan pebalap tester pabrikan asal Italia tersebut.

Sebelumnya beredar isu yang menyebutkan posisi Petrucci akan digantikan oleh Casey Stoner, yang juga adalah pebalap tester. Stoner buru-buru membantah rumor tersebut.

Bekas dua kali juara dunia MotoGP itu menegaskan, fokusnya adalah menjalani tes. Seperti dikutip Crash, Stoner mengatakan, ia juga ingin memenuhi komitmennya dengan membantu para pebalap Ducati agar lebih kompetitif di seri-seri mendatang.

Petrucci absen di MotoGP Qatar akhir pekan lalu setelah menjalani operasi. Ia mengalami retak di beberapa jari di tangan kanannya akibat terjatuh saat tes pramusim di Phillip Island. Rider Pramac Ducati itu diperkirakan masih akan absen sampai seri kelima di Le Mans, Prancis, Mei mendatang. (Crash)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.