Simpan Sabu di Anus, Artis Malaysia Dihukum 11 Tahun Penjara

Hakim juga mendenda Benjy Rp 1 miliar

Rabu, 18 Okt 2017 21:54 WIB

Khaireyll Benjamin bin Ibrahim alias Benjy, artis Malaysia saat mendengarkan vonis di Pengadilan Medan, Rabu (18/10). (Foto: KBR/Anugrah A.)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Medan- Pengadilan Negeri (PN) Medan, Sumatera Utara menjatuhkan vonis 11 tahun penjara dan denda sebanyak Rp 1 miliar subsidair 3 bulan kurungan kepada artis asal malaysia Khaireyll Benjamin bin Ibrahim alias Benjy (38) yang merupakan pencari bakat Diskjockey (Dj). Ketua Majelis Hakim, Wahyu Prasetyo Wibowo mengatakan, Benjy terbukti bersalah karena memiliki dan menguasi narkoba dengan barang bukti sabu seberat 4,5 gram, dan melanggar pasal 112 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 11 tahun dan denda sebesar Rp 1 miliar. Apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 3 bulan," kata Ketua Majelis Hakim, Wahyu Prasetyo Wibowo di PN Medan, Rabu (18/10).

Setelah mendengarkan amar putusan, Benjy menyatakan pikir-pikir apakah akan mengajukan banding atau tidak.

"Ya, pikir-pikir," ucap Benjy.

Saat usai persidangan, Benjy sempat mengeluarkan sedikit pernyataan terkait putusan yang diberikan majelis hakim kepada dirinya.

"Sebagai pemakai tinggi hukumannya tinggi," tutur Benjy dengan singkat.

Sebelumnya, Benjy dituntut  14 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Maria F Tarigan. Jaksa dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara itu, juga mewajibkan terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp 800 juta, subsidair 6 bulan penjara.

Adapun hal yang memberatkan terdakwa tidak mendukung program pemerintah untuk memberantas narkoba di Indonesia. Lalu, yang meringankan terdakwa berlaku sopan dan mengakui serta menyesali kesalahannya.

Khaireyll Benjamin Ibrahim alias Benjy ditangkap petugas Bea Cukai   setelah tiba dari Bandara Kualanamu, Selasa malam, 18 April 2017, lalu. Saat itu, dia menaiki pesawat Malindo Air dengan nomor penerbangan OD 322 tujuan Bandara Kualanamu dari Kuala Lumpur. Setelah dilakukan pemeriksaan seluruh tubuhnya, ternyata Benjy menyimpan sabu seberat 4,5 gram di dalam anus.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.