Alasan KPU Malang Coret 2 Ribu Narapidana Lapas Lowokwaru dari DPT

Data pemilih Pilkada serentak 2018 di Kota Malang menyusut hingga 4.000an lebih pemilih. Separuh di antaranya merupakan pemilih di Lapas Lowokwaru.

Rabu, 18 Apr 2018 23:54 WIB

Ilustrasi: Kotak Suara Pilkada. (Foto: ANTARA)

KBR, Malang – Komisi Pemilihan Umum Kota Malang, Jawa Timur mencoret lebih dari dua ribu narapidana Lembaga Pemasyarakatan Lowokwaru dari Daftar Pemilih Tetap (DPT( Pilkada serentak 2018. Ini karena menurut Ketua KPU Kota Malang Zainuddin, petugas kesulitan menemukan kelengkapan identitas saat masa perbaikan data dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Alhasil, ribuan orang itu tak bisa dimasukkan ke Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih).

"Pemilih yang kemarin kami kalkulasikan masuk di Lapas dengan status tahanan, karena syarat formalnya tak lengkap maka tak bisa dimasukkan dalam Sidalih. Sehingga dalam DPT ini kami coret," jelas Zainuddin di Malang, Rabu (18/4/2018).

Zainuddin menambahkan, mekanisme pencoretan itu sudah sesuai Peraturan KPU nomor 2 tahun 2017 tentang Pemutakhiran Data dan Penyusunan Daftar Pemilih.

"Kemarin kami masukkan dalam DPS, tetapi kami kesulitan mencari data identitas secara lengkap. Maka sesuai PKPU itu mereka dicoret."

Baca juga:

Total pemilih Pilkada serentak 2018 di Kota Malang yang tercatat dalam DPT sebanyak 600.646 orang. Sebelumnya, DPS memuat 605.081 pemilih. Penyusutan 4.435 lebih pemilih itu terjadi setelah pemutahiran data.

Selain mencoret narapidana penghuni Lapas Lowokwaru, berkurangnya jumlah pemilih itu menurut Zainuddin lantaran sejumlah faktor lain. Meliputi, potensi pemilih ganda hingga pemilih diketahui meninggal.

Baca juga:





Editor: Nurika Manan

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.