Ribuan Hektar Tanaman Padi di Rembang Terserang Wereng

Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Rembang sudah membagikan 300an liter obat pengendali hama untuk mencegah hama wereng semakin meluas.

Minggu, 15 Jan 2017 18:20 WIB

Petani di Rembang menunjukkan tanaman padi miliknya yang terserang hama wereng. Foto: Musyafa/KBR

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Rembang  - Sekitar 1.200 hektar tanaman padi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah terserang hama wereng. Kepala Dinas Pertanian Dan Pangan Kabupaten Rembang, Suratmin mengatakan, serangan paling parah terjadi di Kecamatan Pancur, seluas 600an hektar.

Ia mengatakan telah membagikan 300an liter obat pengendali hama untuk mencegah hama wereng semakin meluas.

“Kemarin mengambil pestisida dari brigade proteksi tanaman di Pati. Dalam rangka untuk pengendalian hama wereng ataupun penggerek. Jumlahnya 300an liter. Kecamatan yang kena seperti Pamotan, Kragan dan yang paling parah di Pancur, sampai 600 hektar. Fasenya belum sampai berat, cuma begitu ada wereng ya langsung dikendalikan, " ungkapnya kepada KBR , Minggu (15/01).

Baca: Gagal Tanam, Petani Cabai Beralih Tanam Sayuran

Suratmin menambahkan petani dapat melakukan langkah antisipasi sejak awal. Semisal memilih benih unggul yang tahan terhadap serangan hama dan menerapkan pola tanam dengan sistem jajar legowo, untuk menjamin pasokan sinar matahari.

Sebelumnya sektor tanaman padi di Kabupaten Rembang selama tahun 2016 hampir gagal total, karena pengaruh cuaca yang tidak menentu. Sementara pada 2017, tanaman padi di Kabupaten Rembang diperkirakan mencapai 32 ribuan hektar. Tanaman tersebut diperkirakan panen pada bulan depan. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Blokir Akun Berbau Saracen, Kemenkominfo Tunggu Instruksi Polisi

  • Libur Panjang Tahun Baru Islam, PT KAI Daop 9 Jember Tambah Rangkaian Kereta
  • Peter Bosz Catat Rekor di Dortmund dan Liga Jerman
  • Penyelidik FBI Sasar Gedung Putih Cari Dokumen Keterlibatan Rusia Terhadap Pilpres AS