Kabareskrim Akan Proses Aduan Ormas Soal Ahok

"Hanya saja bicara harus ini harus ini minta ditangkap, saya sudah sampaikan ada aturannya, ada manajemen penyidikan."

Jumat, 14 Okt 2016 21:45 WIB

Petugas mengambil sampah di jalur hijau yang rusak di depan Balaikota, Jakarta, Jumat (14/10). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri  akan memproses laporan dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Laporan itu dimasukkan ke kepolisian oleh sejumlah Ormas Islam yang berdemo memprotes Ahok di Balaikota, hari ini.

Kabareskrim Ari Dono menyatakan laporan itu akan diproses sesuai aturan.

"Hanya saja bicara harus ini harus ini minta ditangkap, saya sudah sampaikan ada aturannya, ada manajemen penyidikan. Juga dari pihak pak Ahok juga mungkin ada pengacaranya," jelasnya di sela-sela penjagaan demonstrasi, Kamis (14/10).

"Tapi untuk diperiksa itu pasti kita proses. Pasti kita lakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," jelasnya lagi.

Ari Dono menambahkan  akan memeriksa Ahok jika memiliki cukup bukti.Bareskrim juga akan meminta keterangan sejumlah saksi.

Ratusan pendemo sempat berunjuk rasa di kantor Kabareskrim di kompleks Kementerian Kelautan dan Perikanan, sebelum bergabung dengan massa di Balaikota Jakarta. Mereka meminta kepolisian segera memeriksa Ahok atas dugaan penistaan agama karena telah mengutip ayat Al Quran. Ahok telah menyatakan permintaan maaf.  

 

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

KPK Minta Opini Alternatif, IDI Siapkan Pemeriksaan terhadap Novanto

  • Ratusan Warga Non-Papua Keluar dari Lokasi Konflik Tembagapura
  • Jokowi Minta DPD Dukung Pembangunan Daerah
  • Satgas Temukan Kayu-kayu Hasil Pembalakan Liar Hutan Lindung di Nunukan

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau