Menkominfo Yakin Satelit Telkom 1 Pulih Sesuai Target

"Telkom dan Lochkeed Martin akan menyampaikan laporan. Dan saya minta lakukan secara transparan,"

Rabu, 06 Sep 2017 09:16 WIB

Menkominfo Rudiantara (kanan), Dirut Telkom Alex J.Sinaga (kedua kanan), Direktur Wholesale & International Service Abdus Somad Arief (kedua kiri) dan Direktur Network & IT Solution Zulhelfi Abidin (kiri) memberi keterangan pers tentang perkembangan servi

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara meminta masyarakat tidak berspekulasi   penyebab gangguan satelit Telkom 1. Ini disampaikan Rudiantara untuk menanggapi kabar bahwa satelit Telkom 1 hancur berkeping-keping.

Kata dia, saat ini pihak Telkom dan perakit satelit masih melakukan penyelidikan. Ia memastikan proses penyelidikan dilakukan secara transparan dan hasilnya akan dilaporkan.

"Saya minta jangan berspekulasi mengenai penyebab dari Telkom 1 kemarin. Tunggu laporan resmi. Sama seperti di Perhubungan Udara juga. KNKT akan mengeluarkan laporan. Tapi dalam hal ini nanti Telkom dan Lochkeed Martin akan menyampaikan laporan. Dan saya minta lakukan secara transparan," kata Rudiantara di Graha Merah Putih Telkom Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (5/9/2017)

Rudiantara optimistis pemulihan Satelit Telkom 1 akan rampung 10 September mendatang. Ia telah memantau langsung proses pemulihan layanan di Crisis Center Telkom Group.

Sementara itu Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga memastikan target tersebut bakal terpenuhi. Kata dia, hingga saat ini proses pemulihan telah mencapai 71 persen atau 10.654 site dari total 15 ribu site. Telkom juga telah memulihkan sejumlah 7.658 site dari total 11.574 site ATM perbankan atau sekitar 66 persen.

Alex enggan mengungkapkan besaran kerugian akibat kejadian ini. Ia berdalih Telkom masih melakukan perhitungan.

"Sedang dihitung, kita masih kerja yang penting hidup dulu," kata Alex

Ditanya soal kompensasi kepada pelanggan, Alex menjawab akan melakukan pengecekan kontrak terlebih dahulu

"Nanti kita akan cek satu-satu kontraknya. Karena di kontrak berlangganannya itu ada service level guarantee," lanjut Alex.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wiranto Batalkan Wacana Pj Gubernur dari Polisi

  • PPATK: Politik Uang Rawan sejak Kampanye hingga Pengesahan Suara
  • Hampir 30 Ribu Warga Kabupaten Bandung Mengungsi Akibat Banjir
  • Persiapan Pemilu, Polisi Malaysia Dilarang Cuti 3 Bulan Ini

Pada 2018 Yayasan Pantau memberikan penghargaan ini kepada Pemimpin Redaksi Kantor Berita Radio (KBR) Citra Dyah Prastuti, untuk keberaniannya mengarahkan liputan tentang demokrasi dan toleransi.