Sylviana Murni Pamit ke Ahok

Sylviana mengatakan banyak belajar dari cara Ahok memimpin Jakarta.

Jumat, 23 Sep 2016 11:13 WIB

Sylviana Murni menjadi kandidat calon wakil gubernur dari koalisi Cikeas mendampingi Agus Harimurti Yudhoyono. Foto: wordpress

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Jakarta- Deputi Gubernur bidang Kebudayaan dan Pariwisata Sylviana Murni berpamitan kepada Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pagi ini. Sylviana menjadi kandidat calon wakil gubernur dari koalisi Cikeas mendampingi Agus Harimurti Yudhoyono. Ketika berpamitan, Sylvia mengaku disambut baik oleh Ahok yang juga bakal menjadi pesaingnya dalam pilgub tahun depan. Sylviana mengatakan dirinya banyak belajar dari cara Ahok memimpin Jakarta.


"Saya bilang, saya banyak belajar dari cara bapak sebagai gubernur, karena saya sudah hampir 7 gubernur ya. Pak ahok itu orang profesional ya, jadi menanggapinya juga secara profesional, ketawa, senang, foto-foto saya sama Pak Ahok," kata Sylvia usai berpamitan dengan Ahok di Balai Kota, Jumat (23/9/2016).

Sylviana mengatakan tengah mengurus surat pengunduran dan harus diselesaikan hari ini. 

"Sudah, lagi disiapkan, sekarang lagi diproses di BKD," kata dia

Rencananya, pasangan Agus-Sylviana bakal mendaftarkan diri ke KPU Jakarta malam ini. Menurut Sylviana, mereka akan berkumpul di kantor Partai Demokrat di Wisma Proklamasi selepas maghrib, kemudian bergerak ke KPUD

"Katanya malam, habis maghrib, dari kantor Demokrat, dari Wisma Proklamasi, jam 7 kumpul," ujarnya. 

Dalam kampanyenya, Sylviana menyebut akan mengusung "Jakarta untuk Rakyat". Ia menjamin tidak akan menggunakan isu SARA dalam pertarungan pilgub.

"Itu picik kalau sampai isu SARA, nggak usah lah,"

Editor: Malika

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh

KKP Gagal Capai Target Ekspor Ikan

  • HRW Usulkan 4 Isu Jadi Prioritas Dialog Jakarta Papua
  • Terduga TBC di Medan Capai Seribu Orang
  • Dalai Lama Luncurkan Aplikasi

Kemiskinan, konflik senjata, norma budaya, teknologi komunikasi modern, kesenjangan pendidikan, dan lain-lain. Kondisi-kondisi ini membuat anak rentan dieksploitasi