Menteri Desa: Ada Bupati Hambat Pencairan Dana Desa

Menteri Eko mengancam akan membawa ke ranah hukum apabila ada kepala daerah yang sengaja menghambat penlauran dana desa dari pemerintah pusat.

Selasa, 27 Sep 2016 10:00 WIB

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo. (Foto: ANTARA)



KBR, Trenggalek - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi memastikan penyaluran dana desa tahap pertama tahun 2016 telah selesai 100 persen dan diterima oleh masing-masing desa.

Menteri Desa Eko Putro Sandjojo mengatakan, beberapa daerah yang sempat tersendat, seperti di wilayah Papua saat ini telah  tersalurkan seluruhnya.

Namun Eko Putro mengakui, sejumlah persoalan di tingkat daerah sempat menghambat proses pencairan dana desa ke masing-masing pemerintah desa.

Baca: Banyak Dana Mengendap di Kas Daerah

Bahkan penyaluran dana desa sempat dimanfaatkan alat politik kepala daerah pasca pilkada.

"Ada contoh kasus di kabupaten tertentu, saya tidak sebutkan namanya. Mungkin karena pada saat pemilihan kepala daerah tidak mendukung bupatinya, sehingga desa itu dipersulit. Tapi sekarang saya libatkan media, KPK dan apabila ada persoalan saya tinggal perintahkan Dirjen untuk telepon Bupatinya, akan langsung dicairkan. Kalau sampai tidak (dicairkan), kami minta tolong penegak hukum," kata Menteri Eko di Trenggalek.

Menteri Eko mengancam akan membawa ke ranah hukum apabila ada kepala daerah yang sengaja menghambat penyaluran dana desa dari pemerintah pusat.

Guna menjamin penyaluran dana desa yang tepat waktu, Kementerian Desa menggandeng sejumlah pihak termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Stasiun Bogor Kebanjiran Wisatawan Lokal

  • Libur Lebaran, Puncak Macet 6 KM
  • Muncul ke Publik, Duterte Sebut Sepupunya Tewas di Marawi
  • Inter Lepas Penyerang Masa Depan Brasil, Gabigol

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?