Iran Berharap Ekspor Minyak Kembali Meningkat Pasca Pencabutan Sanksi

Yakin bisa capai 2,5 juta barel minyak per hari.

Senin, 18 Mei 2015 09:50 WIB

KBR - Iran berharap ekspor minyak mentah negaranya akan kembali meningkat setelah pencabutan sanksi dalam waktu tiga bulan sekali sesuai kesepakatan bersama dengan negara-negara besar untuk mengakhiri embargo minyak. Hal tersebut diungkapkan Menteri Perminyakan Wakil Iran, Rokneddin Javadi. Menurut Javadi, Iran juga berharap mampu kembali ke tingkat ekspor seperti sebelum dikenai sanksi, yakni sekitar 2,5 juta barel minyak per hari. 

Di sela-sela Konferensi Minyak dan Gas Asia di Kuala Lumpur, Javadi menyebut, kerangka kesepakatan baru pada program nuklir Iran antara Teheran dan negara-negara kuat di dunia dapat mengakhiri sanksi jika pakta yang lebih permanen bisa rampung pada Juni mendatang. Sanksi yang dikenakan kepada Iran telah membagi ekspor minyak Iran sejak 2012 lalu menjadi hanya sekitar 1 juta barrel per hari, terutama ke Asia. (Channel News Asia)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

KPPU Belum Temukan Indikasi Monopoli PT IBU

  • Menristek Bakal Tindak Dosen HTI Sesuai Prosedur
  • PUPR Kejar Sejumlah Ruas Trans Sumatera Beroperasi 2018
  • Kelangkaan Garam, Kembali ditemukan Garam Tak Berlogo BPOM

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.