Pakistan Segera Aktifkan Operasi Kontra-Teroris

Pasca serangan bom bunuh diri, sejumlah tersangka sudah ditangkap.

Selasa, 29 Mar 2016 11:12 WIB

PM Nawaz Sharif (tengah) mengunjungi para korban serangan bom di Lahore yang dirawat di rumah sakit,

PM Nawaz Sharif (tengah) mengunjungi para korban serangan bom di Lahore yang dirawat di rumah sakit, Senin (28/3) pagi. (Foto: VOA)

KBR, Lahore – Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif akan mengintensifkan operasi kontra-teroris pasca serangan bom bunuh diri hari Minggu lalu. Kejadian itu menewaskan sedikitnya 72 orang, termasuk 30 anak-anak. Tiga ratus orang lainnya luka-luka.

Juru bicara militer mengatakan, aparat sudah melakukan sejumlah operasi berdasarkan informasi awal yang diterima. Mereka juga sudah menangkap sejumlah tersangka teroris dan fasilitator dari ibukota provinsi dan dua kota lainnya, yaitu Multan dan Faisalabad.

Pecahan faksi Taliban Faksi Jamaatul Ahrar sudah mengklaim bertanggung jawab atas pengeboman tersebut. Mereka mengaku menargetkan serangan bom bunuh diri pada umat Kristen, yang pada hari itu sedang merayakan Paskah. Mayoritas korban adalah umat Muslim yang juga berada di taman kota tersebut.  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.