Miniatur warga Inggris. (Foto: Antara)

KBR - Musisi elektro Inggris Squarepusher (Tom Jenkinson) merilis lagu yang sebagai ekspresinya terhadap Brexit Vote. 

Dengan judul “MIDI Sans Frontieres”, yang berarti “tidak ada batasan”, Jenkinson membiarkan lagunya menjadi lagu gratis yang bisa diunduh di website miliknya, dilengkapi dengan not balok, stems, dan bahkan versi WAV dari musik tersebut.

Di sebuah esai yang dia tulis dalam website miliknya Squarepusher menuliskan “Musik ini ditulis dan dibuat sebagai akibat dari referendum tersebut. Dan aku mempersembahkan ini sebagai basis dari kolaborasi internasional dari para musisi tak peduli musik macam apa yang mereka buat, dimana mereka tinggal, latar belakang, dan bahkan umur mereka, semuanya diundang untuk bisa berpartisipasi.”

Dia juga menulis,“Hal ini bukan sebagai pengganti dari gerakan-gerakan politik yang progresif, namun sebagai pelengkap dari gerakan tersebut. Aku menantang kefanatikan (masyarakat) yang menganggu hubungan serta koneksi rapuh yang ada di antara kita semua."

"Aku sangat berharap hal ini bisa menjadi salah satu cara dan kesempatan kita semua untuk mengharmoniskan kembali ikatan yang ada, tidak peduli situasi tidak menyenangkan yang sekarang sedang berlangsung.”

Squarepusher bukanlah satu-satunya musisi yang menyuarakan pendapatnya tentang hasil referendum Brexit. Musisi Inggris lainnya yaitu Jarvis Cocker bahkan meminta fansnya untuk menandatangani petisi untuk melakukan referendum kedua saat Glastonbury DJ set.

Selain itu musisi seperti Thom Yorke (Radiohead, Atom for Peace), dan Ellie Goulding, juga membagikan petisi tersebut untuk melakukan referendum ulang.

Midi Sans Frontieres bisa di unduh di laman www.squarepusher.net. (NME/cit)

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!