Menteri Susi Ancam Buru Nelayan yang Jual Ikan ke Kapal Asing

"Sekarang banyak kapal lokal yang mensuplai asing di atas EEZ laut bebas. Jadi melakukan transaksi. Jadi sekarang yang melakukan orang dalam dijual tengah laut,"

Jumat, 08 Sep 2017 13:33 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Foto: KBR/Citra DP)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Jakarta- Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengancam akan mencabut Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) nelayan yang menjual ikan kepada kapal asing di tengah laut. Susi mengatakan, biasanya nelayan lokal menjual ikan tersebut di luar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) laut Indonesia.

"Sekarang kapal-kapal asing langsung tidak banyak lagi, ada sedikit. Sekarang banyak kapal lokal yang mensuplai asing di atas EEZ laut bebas. Jadi melakukan transaksi. Jadi sekarang yang melakukan orang dalam dijual tengah laut," kata Susi di kawasan Jakarta Timur, Jumat (08/09/17).

Susi mengatakan, ada pergeseran tren setelah kapal asing dilarang mengambil ikan di laut Indonesia. Ia memastikan akan memburu nelayan nakal yang menjual ikan dari laut Indonesia kepada kapal asing.

"Saya akan mencabut SIUP-nya nanti," kata Dia.

Namun Susi belum merinci berapa jumlah ikan yang dijual nelayan kepada kapal asing di tengah laut dalam beberapa waktu terakhir. Ia juga belum bisa memperkirakan kerugian dari jual beli ikan ilegal tersebut.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mengkaji faktor penyebab nelayan lebih memilih menjual ikan di tengah laut kepada kapal asing. Susi mengatakan, ini tidak boleh dibiarkan terus berlanjut.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Pekan Ini, Pemerintah Keluarkan Rekomendasi Pembangunan Gedung DPR

  • KPU Banyuwangi Terima Anggaran 32 Miliar Untuk Pilgub Jatim 2018
  • Kejar Anggota yang Membelot, Tentara Korut Terobos Perbatasan
  • Apple Akan Buat iPhone dan Mac 100 Persen Daur Ulang