BKSDA Otopsi Gajah Mati Yang Diduga Ditembak di Aceh Besar

Gajah itu akhirnya mati setelah sempat mejalani perawatan

Jumat, 18 Agus 2017 20:09 WIB

Tim ahli dan dokter dari BKSDA dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, mengotopsi gajah yang mati diduga ditembak pemburu di kawasan Lamteumot, Desa Teladan, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. (Foto: BKSDA Aceh)

KBR, Aceh Besar- Tim ahli dan dokter hewan dari Fakultas Universitas Syiah Kuala dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, mengotopsi gajah yang mati di Kabupaten Aceh Besar. Tim mengambil bagian dari kulit yang diduga bersarang proyektil peluru, yaitu di bagian punggung dan kaki kanan depan.

Kepala BKSDA Aceh, Sapto Aji Prabowo mengatakan, sampel yang diambil itu akan diteliti menggunakan alat pendeteksi logam atau metal detektor. Kata dia, walaupun tidak adanya logam atau benda menyerupai proyektil, akan tetapi diyakini berat dugaan luka dipunggung dan kaki gajah ditembak menggunakan senjata api.

"Kita sudah ambil sampel kulit yang terluka, untuk dianalisis lebih lanjut. Kita juga sedang menunggu datangnya alat metal detektor untuk memastikan itu karena senjata api atau tidak ? Nah, dari analisis temen-temen (ahli dan dokter hewan-red) aneh kenapa yang luka dibagian punggung itu bisa tembus kulit, padahal kan tebal ya kulit gajah itu," kata Sapto Aji menjawab KBR, Jumat (18/8). 

Baca juga: Sempat Dirawat 14 jam, Gajah Aceh Kena Tembakan Pemburu Akhirnya Mati

Sapto juga menambahkan, pihaknya juga tidak menampik adanya kemungkinan kematian gajah itu akibat faktor konflik sesama gajah yang lain. "Mungkin saja terkena benda runcing seperti kayu, bisa juga tertusuk gading gajah ketika terlibat perkelahian sesamanya dihutan. Nah, ini sedang coba Kita dalami lagi," paparnya.

Hasil pemeriksaan medis ada tiga luka yang ditemukan pada tubuh gajah, yaitu bagian perut, kaki kanan dan pungggung. Untuk bagian perut kemungkinan terjadi akibat terkena benda runcing atau tajam, sedangkan pada bagian kaki kanan dan punggu diduga menyerupai bekas tembakan senjata api.

Baca sebelumnya: Ditembak Pemburu, Gajah Betina di Aceh Besar Luka Parah

Berdasarkan data untuk tahun 2010 sampai 2017 BKSDA mencatat seluruhnya gajah yang mati di wilayah Aceh mencapai 48 ekor. Termasuk plus satu janin gajah berusia 12 bulan yang ditemukan mati di alur sungai Kabupaten Pidie dan satu ekor anak gajah bernama Paijit yang dalam proses perawatan ketika dipulanglkan dari Aceh Timur. 

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Film G30S PKI Menuai Kritik, Wiranto: Tidak Mungkin Kita Mengubah Fakta Sejarah

  • Pemkab Karang Asem Bakal Minimalkan Lokasi Pengungsian
  • AS Larang Warganya ke Venezuela, Chad, dan Korea Utara
  • Australia Akan Punya Industri Antariksa