Jihad Melawan Narkoba

Ternyata Indonesia masih jadi sasaran peredaran narkoba di Asia. Ketua BNN Budi Waseso menyebut pasar perdagangan narkotika di Asia Tenggara sudah pindah dari Thailand ke Indonesia.

Jumat, 14 Jul 2017 05:51 WIB

Hasil penggerebekan 1 ton sabu di Serang

Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polresta Depok bekerja sama dengan Kepolisian Taiwan berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat satu ton asal Taiwan yang dikemas dalam 51 paket dan menangkap tiga pelaku, satu diantaranya tewas dan seorang lagi dal

Puluhan karung itu kini menumpuk di gudang Kepolisian Jakarta. Isinya, sabu sekitar satu ton. Sabu senilai Rp1,5 triliun itu disita polisi dalam penggerebekan Kamis dinihari di Serang, Banten. Entah berapa juta orang yang bisa diselamatkan dari upaya polisi itu. Ini merupakan penangkapan terbesar upaya penyelundupan sabu di Indonesia. Juga membesarkan semangat bangsa ini melawan narkoba. Apalagi, kemarin pemerintah baru memperingati Hari Antinarkoba Internasional.

Langkah aparat kepolisian dan berbagai pihak yang tidak lelah berjihad melawan peredaran narkoba mesti diapresiasi. Tapi kejadian ini jelas bikin merinding. Ternyata Indonesia masih jadi sasaran peredaran narkoba di Asia. Ketua BNN Budi Waseso menyebut pasar perdagangan narkotika di Asia Tenggara sudah pindah dari Thailand ke Indonesia, terutama sejak Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyatakan perang besar-besaran melawan para pemain narkoba tingkat dunia.

Setiap tahun, ada 190 ribu orang di dunia meninggal karena penyalahgunaan narkotika. Itu dampak langsung yang terasa. Belum lagi dampak-dampak lain yang ditimbulkan dari ketergantungan terhadap narkotika, seperti berbagai tindak kriminalitas hingga untuk mendanai terorisme.

Satu ton sabu adalah jumlah yang besar. Keberhasilan aparat ini mesti dibarengi dengan langkah taktis dan strategis melawan pengedar narkoba yang sudah menggurita ke berbagai lapisan masyarakat - dari pejabat, aparat sampai pelajar. Sementara kita juga punya peran penting: mewaspadai peredaran narkoba di sekitar kita, termasuk di lingkungan keluarga. 

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi
  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

Direktorat Cyber Polri Dalami Tindak Pidana Pencurian Data Facebook

  • Perbaikan Jembatan Widang Tunggu Proses Evakuasi
  • 18 Ribu Pemilih di Banyuwangi Tidak Memenuhi Syarat
  • Milan Perlu Perbaiki Mental

Diabetes kerap menjadi masalah yang mengkhawatirkan di Indonesia. Penyakit yang satu ini berkaitan erat dengan pola gaya hidup sehat, mulai dari makanan hingga aktivitas fisik.