Bagikan:

Pesawat Water Bombing Australia Akan Mendarat di Palembang Besok

Namun, pihaknya belum tahu secara rinci tentang jenis pesawat yang akan dikirimkan.

BERITA | NASIONAL

Sabtu, 10 Okt 2015 20:06 WIB

Pesawat Water Bombing Australia Akan Mendarat di Palembang Besok

Helikopter water bombing. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Pemerintah negara Australia dan Jepang menyatakan bakal segera mengirimkan bantuan pesawat water bombing untuk membantu pemadaman titik api di Sumatera dan Kalimantan. Juru Bicara Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengaku, telah dihubungi perwakilan kedutaan besar dari kedua negara tersebut.

Kata dia, pesawat bantuan akan ditempatkan di Palembang dan diarahkan untuk melakukan pemboman air di Oki dan Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Namun, pihaknya belum tahu secara rinci tentang jenis pesawat yang akan dikirimkan.

"Kedutaan besar Australia akan memberikan bantuan, besok akan tiba, rencana akan disiapkan ke Palembang. Dari Jepang, kedutaan juga telah menghubungi Kemenlu menyangkut jenis bantuan yang diharapkan pemerintah Indonesia. Kita meminta pesawat yang berkapasitas besar untuk melakukan water bombing. Satu di Oki dan satu di Musi Banyuasin, karena di daerah tersebut wilayah yang terbakar sangat luas, dan dampak asap yang ditimbulkan juga menyebabkan (asap, red) di wilayah Jambi dan Riau," kata Sutopo kepada KBR, Sabtu (10/10)

Sutopo Purwo Nugroho menambahkan, terkait bantuan ini, pihak Australia akan menggelar konferensi pers di Kantor BNPB, Minggu besok (10/10) pukul 11.00 WIB.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia meminta bantuan ke sejumlah negara untuk memadamkan api di Sumatera dan Kalimantan. Presiden Jokowi mengatakan, bantuan dari Malaysia, Jepang, Singapura, Australia dan Rusia, itu diharapkan bisa mempercepat pemadama??n kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).  

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Most Popular / Trending